SuaraBekaci.id - Debat calon presiden (capres) Pilpres 2024 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (7/1) membawa berkah bagi sejumlah pedagang minuman dan makanan, salah satunya seorang pedagang asal Bekasi.
Beni (40) menceritakan saat ada kegiatan seperti ini, dirinya harus membuka warung hingga tengah malam bahkan dini hari.
"Jika ada acara kayak gini, saya harus begadang, karena tergantung selesai acara ini, baru saya bisa tutup," kata pria asal Bekasi tersebut seperti dikutip dari Antara.
Pedagang lainnya, Ivan Kurniawan (32) menjelaskan, keuntungannya bisa mencapai 80 persen jika dibanding hari biasa.
"Keuntungan bisa mencapai 80 persen, jika dibandingkan pada Minggu biasanya, karena kalau tidak ada 'event' seperti ini keuntungan hanya mengandalkan yang olahraga di kawasan," katanya.
Sementara itu, pedagang lainnya, Sumbawa (50) yang harus menambah stok sebanyak lima kali lipat dari hari biasa karena ada debat capres ini.
"Kalau ada 'event' seperti ini saya pasti nambah stok minuman atau makanan dari biasanya, biasanya lima kali lipat," katanya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan capres-cawapres peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. Yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2 dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
Selepas debat pertama pada 12 Desember 2023 dan debat kedua pada 22 Desember 2023, KPU menggelar debat ketiga yang mempertemukan para capres.
Tema debat ketiga meliputi pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik dan politik luar negeri.
Berita Terkait
-
Pegawai BNN yang Aniaya dan Ancam Bunuh Istri di Bekasi Kini Nasibnya Seperti Ini
-
Melihat Prabowo dari Sisi Ini, Sumbang Rp5 M untuk Palestina hingga Peka Terhadap Masalah Global
-
Dugaan ASN Kota Bekasi Dukung Paslon Nomor 2, PDIP Buka Suara: Ingatkan Bawaslu Soal Ini
-
Breaking News! Eks Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Bikin Negara Rugi Capai Rp5,1 Miliar
-
Terbiasa Jadi Langganan Banjir, Warga Perumahan Dosen IKIP Bekasi Tagih Janji Pemerintah
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK