SuaraBekaci.id - PT Pertamina baru saja membeli lahan persawahan seluas 5 hektar di Kampung Gubug, Desa Sukawijaya, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi. Lahan persawahan itu disebut-sebut memiliki sumber cadangan minyak dan gas bumi (migas).
Ketua RT 02 RW 02 Desa Sukawijaya, Kholid Sofyan Hadi mengatakan adanya sumber minyak dan gas bumi di wilayah tersebut membuat warga sekitar menanam banyak harapan utamanya soal lapangan pekerjaan.
“Harapannya warga kita dilibatkan lah, walaupun kapasitas warga kita kayaknya kalau buat kerja di Pertamina itu ada skilll khusus lah. Setidaknya gapapa itu jadi Security, Cleaning Service nya gitu ya, nyiram tanaman juga gapapa. Tolong dilibatkan warga kami gitu diperkejakan,” tutur Kholid, Rabu (20/12/2023).
Kata Kholid, sebetulnya saat ini sudah ada sekitar 20 warga sekitar yang bekerja di lokasi sumur minyak dan gas bumi itu. Namun, mereka dinaungi oleh pihak ke tiga.
“Ada lah yang ngerjain paritan, banlok, Security di luar lingkungan itu (PT Pertamina) ada dari warga kita,” ujarnya.
Menurut Kholid, jumlah 20 orang yang dipekerjakan itu belum sesuai dengan harapan warga. Pasalnya, masih banyak warga yang sebetulnya membutuhkan pekerjaan.
“Kayaknya belum (sesuai harapan) dari temuannya ini kan kata kita luar biasa ya kalau sampe masuk berita mah,” ucapnya.
Selain itu, Kholid juga berharap pihak PT Pertamina bisa memberikan beasiswa bagi warga sekitar untuk nantinya bisa dilihat kan di perusahaan tersebut.
Baca Juga: Pasca Penemuan Sumur Minyak Bumi Bekasi: Warga Desa Menjerit, Kompensasi Tak Sebanding dengan Dampak
“Ya kalau bisa Pertamina diperhatikan lagi CSR nya, terus juga supaya ada beasiswa untuk warga kita biar disekolahkan di bidang perminyakan. Kaau bicara terpenuhi ya belum masih banyak,” ujar Kholid.
Selain Kholid, warga lainnya Masdi (53) juga mengharapkan hal serupa. Dia berharap ke depan, sanak keluarganya dapat di pekerjaan di sumur migas itu.
“Barangkali nanti kalau bagus kan saudara atau anak-anak kita bisa kerja di sini kalau perkembangannya bagus,” ujar Masdi.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Pasca Penemuan Sumur Minyak Bumi Bekasi: Warga Desa Menjerit, Kompensasi Tak Sebanding dengan Dampak
-
Penemuan Sumur Minyak Bumi di Desa Sukawijaya Picu Kecemasan Warga: Takut Tragedi Plumpang Terulang
-
Sumur Minyak Bumi Ditemukan di Desa Tertua Bekasi, Pernah Direncakan sebagai Tempat...
-
Menjelajahi Sumur Minyak Bumi di Tambelang: 1 Jam dari Kota Bekasi, Seperti Ini Kondisi Jalannya
-
Warga Tambelang Bekasi Ceritakan Awal Mula Penemuan Sumur Minyak: Ditaruh Dinamit Meleduk, Rumah Pada Retak
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK