SuaraBekaci.id - Insiden mengerikan dialami seorang pemain muda. Ia menjadi korban penusukan saat tengah bertanding. Pelaku penusukan ternyata wasit yang memimpun pertandingan tersebut.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di kompetisi amatir Argentina, tepatnnya di provinsi Misiones saat berlangsung pertandingan antar dua tim lokal yang dipimpin oleh wasit berusia 62 tahun, Remigio Armoa.
Kejadian tragis ini berawal saat para pemain memprotes keras keputusan dari Armoa. Mereka tidak setuju dengan keputusan yang diambil oleh wasit tersebut.
Mendapat desakan dari para pemain, pelaku yang ternyata menbawa pisau langsung menyerang salah satu pemain yakni Kevin (21). Akibat penusukan tersebut, Kevin mengalami luka cukup parah.
Mengutip dari laporan media lokal dan Mail Online, korban alami luka tusukan hingga sebabkan paru-parunya bocor.
Dari rekaman video yang beredar viral di laman sosial media tunjukkan korban langsung ambruk begitu ditusuk pelaku.
Melihat kondisi korban yang berlumuran darah, rekan satu timnya langsung membawa korban keluar lapangan. Pihak rumah sakit setempat mengatakan bahwa beruntung bagi korban meski paru-parunya bocor, ia masih bisa diselamatkan.
Sementara pelaku sempat kabur setelah melakukan penusukan namun pihak kepolisian berhasil menangkapnya dan menemukan pisau untuk menusuk korban.
Paman korban yang tak mau disebutkan namanya menyebut bahwa keponakannya itu masih bisa bernafas dan hal itu menurut keluarga sebuah keajaiban.
Baca Juga: Ngaku Cari ART dengan Gaji Ditahan Selama 3 Bulan, Eks JKT 48 Cleopatra Djapri Bantah Dzolim
"Kevin secara ajaib masih hidup," ucap sang paman seperti dilansir dari ntm.ng
"Bagi keluarga ini adalah momen yang sulit karena ia adalah Messi bagi keluarga," tambahnya.
"Kevin adalah anak-anak laki-laki yang sangat berbakat di sepak bola, syukurlah dia memiliki kesempatan untuk bermain di klub seperti Chacarita,"
Sampai saat ini pihak kepolisian belum merilis modus dari pelaku melakukan penusukan kepada korban.
Berita Terkait
-
Ngaku Cari ART dengan Gaji Ditahan Selama 3 Bulan, Eks JKT 48 Cleopatra Djapri Bantah Dzolim
-
Siapa Panji Pradana Ramadhan? Pria yang Nikahi Cleopatra Djapri dengan Mas Kawin Rp2.242.018
-
Aksi Heroik Pengendara Motor Bantu Evakuasi Penumpang Angkot yang Terjebak Banjir di Jalan Mahar Martanegara
-
Heboh Eks JKT 48 Cleopatra Djapri Cari ART Dibayar Rp1,7 Juta per Bulan: Masih Gedean UMK Bekasi
-
Keluh Kesah Pengguna KRL Harus Turun Gunakan Tangga karena Eskalator Stasiun Bekasi Mati Berbulan-bulan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput