SuaraBekaci.id - Kabar Bahagia bagi para penulis blog (blogger) dan jurnalis seluruh Indonesia. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar kompetisi menulis karya jurnalistik dan Creative+ Blog yaitu BRI Write Fest 2023. Kompetisi yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 BRI tersebut berhadiah ratusan juta rupiah hingga berpeluang mendapat beasiswa apabila juga mendaftarkan pada Fellowship Journalism.
Terkait dengan hal tersebut, Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan, kompetisi ini dibuat untuk memacu para jurnalis mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam menghasilkan karya jurnalistik.
“Selain untuk meningkatkan kapabilitas jurnalis, diharapkan karya jurnalistik maupun pemberitaan yang dihasilkan awak media dapat semakin informatif, akurat, dapat memberi pencerahan, dan juga membangun optimisme Masyarakat”, ungkapnya.
Terdapat kategori peserta kompetisi yakni jurnalis dari televisi, cetak, online, radio, dan creative blogger. Setiap penulis dapat mengirimkan karya sebanyak-banyaknya dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.
Bagi jurnalis yang bekerja di media online dan cetak, dapat mengirim karya tulis terbaru yang telah diterbitkan minimal 250 kata. Sementara jurnalis televisi dapat mengirim karyanya dengan durasi video 2-3 menit, dan jurnalis radio dapat mengirim karya tulisnya melalui siaran 4-5 menit. Terkhusus untuk blogger harus mengirim karya tulisnya yang telah diterbitkan 600 kata di blog masing-masing dengan minimal menampilkan data, statistik, foto, infografik, dan video.
Adapun tema besar “Memberi Makna Indonesia” pada kompetisi ini terdapat pilihan lima sub tema, di antaranya sebagai berikut:
1. Layanan dan Digitalisasi BRI untuk Masyarakat
BRI terus meningkatkan layanan dan melakukan transformasi digitalisasi untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Indonesia
2. 128 Tahun BRI Tumbuh Hebat dan Kuat
Baca Juga: Dukung Upaya Pemerintah Bebas Emisi Karbon, BRI Tanam 10.500 Bibit selama 2023
Sejak tahun 1895, BRI terus melayani dengan setulus hati memberikan pemberdayaan kepada UMKM untuk terus tumbuh menjadi hebat dan kuat
3. BRI Sebagai ESG Initiative di Indonesia
BRI sebagai `bank yang berkomitmen dalam melaksanakan ESG di Indonesia terus memberikan inisiatif seperti green financing, pemberdayaan masyarakat, BRI Menanam dan lain sebagainya.
4. BRI Memberdayakan Ultra Mikro dan UMKM Indonesia
BRI menjadi induk bagi ekosistem bisnis ultra mikro bersama Pegadaian dan PNM terus melakukan pemberdayaan kepada segmen ultra mikro dan UMKM di Indonesia, dengan lebih dari 35 juta nasabah yang sebelumnya unbankable menjadi berkembang.
5. Leadership & Transformation BRI
Berita Terkait
-
BRI Luncurkan Inovasi Digital BRIFrens Kustodian Berbasis Web Demi Kenyamanan Transaksi Nasabah
-
Menikmati Hidup Ala Angelo Alessio, Eks Pelatih Persija yang Masih Nganggur Sampai Sekarang
-
Program Desa BRILian Sukses Berdayakan Agrosiwata Kebun Kopi Desa Sirnajaya
-
BRI Peduli Bantu Kurangi Limbah Pasar 1.500 Kg/Bulan
-
Bazar BRILiaN Jadi Strategi BRI Perluas Pasar UMKM Pedesaan
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Teheran Diguncang Ledakan Baru! Israel Kembali Menyerang
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak