SuaraBekaci.id - Sat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota mengamankan 4 orang tersangka pengedar Narkotika jenis sabu. Seberat 12,77 Kilogram sabu disita.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Dani Hamdani menerangkan 4 orang tersangka berinisial HD (24), FN (24), IW (38) dan UF (45) diamankan di empat daerah berbeda. Penangkapan bermula dari informasi adanya peredaran narkoba di salah satu apartemen di Bekasi.
“Berawal dari informasi masyarakat pada hari Senin tanggal 13 November 2023 sekitar 21-45 WIB, ditangkap seorang berinisial HD di Apartemen Urbano Bekasi. Barang bukti awal sebesar 0,59 gram,” ujar Dani kepada awak media termasuk SuaraBekaci.id, Rabu (22/11/2023).
Polisi kemudian melakukan pengembangan dari penangkapan tersebut. Dua hari setelahnya atau Rabu 15 November 2023 tersangka berinisial FN berhasil diamankan di Apartemen wilayah Jakarta Timur dengan barang bukti berupa 42 gram sabu.
Di hari yang sama, polisi berhasil mengamankan tersangka berinsial IW di Apartemen Centre Point Bekasi dengan barang bukti berupa 2,2 gram sabu.
Tak sampai di situ, dari tangan IW polisi juga menyita sabu yang disimpan IW di rumahnya dan apartemennya yang berada di daerah Tanggerang.
“Di kediaman tersangka (IW) di Tangerang kita amankan sekitar 12 kilogram sabu, kemudian di lokasi yang berbeda yaitu Apartemen (kamar IW),” jelas Dani.
Hingga pada akhirnya penangkapan berkahir pada 17 November 2023 di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat. Tersangka inisial UF diamankan dengan barang bukti berupa 99,61 gram sabu.
Dani menerangkan, belasan barang bukti sabu yang diamankan berasal dari luar negeri. Pihaknya juga masih memburu 1 terduga pelaku bernama Pak Cik alias Aloy yang diduga menjadi bandar besar dalam kasus narkotika ini.
Baca Juga: Kondisi Kontrakan yang Jadi Penampungan Penjualan Ginjal Manusia, Warga Pikir Tempat Bandar Narkoba
“Ini jaringan internasional, barang bukti dari wilayah Malaysia dan ada selain 4 orang yang kita amankan ada 1 jadi DPO yaitu warga negara dari Malaysia,” ucapnya.
Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 dan Pasal 127 UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan acaman penjara 20 tahun dan paling lama seumur hidup.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Kondisi Kontrakan yang Jadi Penampungan Penjualan Ginjal Manusia, Warga Pikir Tempat Bandar Narkoba
-
Ada Gudang Penyimpanan Narkoba Senilai Rp23 Miliar di Bekasi, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras
-
Awas! Sindikat Penjualan Vape Mengandung Narkoba, Terkait Jaringan Internasional
-
Beredar Rekaman CCTV yang Perlihatkan Aksi Bandar Narkoba Bokir Kabur dari LP Cipinang
-
Jebol Tembok Kamar Mandi, 7 Tahanan Polsek Jatiasih Bekasi Kabur: Mayoritas Tersangka Narkotika
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi
-
Bekerja di Tempat Katering, Gadis 13 Tahun di Cikarang Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi
-
Kronologi Kekerasan Seksual di Rumah Pribadi Bupati Konsel, Sekuriti Ditangkap Polisi
-
Ini Kota Tujuan Favorit Penumpang KA Selama Libur Panjang