SuaraBekaci.id - Fidayana Sastra Dewi kehilangan dua unit sepeda motor di kediamannya di Jalan Lapangan Tengah, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Kamis (9/11/2023) dini hari.
Geram dengan aksi pencuri itu, Fidayana kemudian membuat sayembara dengan imbalan Rp5 juta untuk mengetahui identitas pelaku.
“(Alasan buat sayembara) karena kesal dan gemes sama pelaku. Gak apa-apa motor nya udah gak ada, cuma pengen ketemu pelaku nya,” kata Fidayana kepada SuaraBekaci.id, Rabu (15/11/2023).
Selain karena kehilangan 2 motornya, alasan Fidayana membuat sayembara juga karena pelaku diduga sempat melakukan aksi pencurian di tempat lain menggunakan kendaraannya.
“Habis dari tempat saya dia beraksi lagi di Pengasinan pake motor saya, tapi di Pengasinan gagal. Makin emosi saja dengernya,” ujarnya.
Fidayana menduga bahwa pelaku pencurian sebanyak dua orang itu merupakan seorang spesialis. Oleh karenanya, dia dan sang suami sengaja membuat sayembara agar tak ada lagi korban berikutnya.
Selain membuat sayembara, Fidayana juga mengaku telah melaporkan kasus pencurian sepeda motornya ke polisi. Namun, hingga kini belum ada titik terang.
“Sudah (lapor polisi), senin kemarin (13/11/2023),” ujarnya.
Ia pun berharap, aparat kepolisian bisa segera menangkap pelaku pencurian itu dan semakin serius dalam mengusut kasus tersebut.
Baca Juga: Sayembara Tangkap Garong Kembali Ada di Bekasi, Korban Janjikan Rp5 Juta sebagai Hadiah
“Berharap (polisi) segera ada tindakannya. Tolong jangan remehin kasus biasa, gak hanya pelaku motor saya saja, pelaku curanmor motor yang lain tolong di tindak. Di Bekasi ini kriminalnya sangat tinggi di IG (Instagram) isinya berita maling,” tutupnya.
Sayembara Tangkap Pelaku Curanmor
Dua unit motor jenis Honda Beat Street milik Fidayana pada Kamis (9/11) dicuri dari kediamannya di Jalan Lapangan Tengah, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Dari rekaman CCTV, terlihat dua orang pelaku pencurian tengah beraksi mengambil dua sepeda motor milik Fidayana. Tampak, kedua pelaku gunakan jaket biru.
Sebelumnya pada Juni 2023, aparatur Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi mengadakan sayembara untuk menangkap begal dengan iming-iming hadiah uang tunai.
"Barang siapa yang bisa menangkap begal jalanan saya kasih hadiah Rp10 juta," kata Kepala Desa Burangkeng Nemin bin Sain di Kabupaten Bekasi.
Berita Terkait
-
Sayembara Tangkap Garong Kembali Ada di Bekasi, Korban Janjikan Rp5 Juta sebagai Hadiah
-
Awas Bandit Merajalela di Bekasi, Sayembara Berhadiah Jadi Solusi?
-
Sayembara Tangkap Bandit di Bekasi Marak, Kini Giliran Pemilik Warkop Cari Pelaku Perampokan
-
Fenomena Sayembara Tangkap Begal Bekasi, Sosiolog: Tak Ada Solusi dari Aparat, Hukum Alam Terjadi
-
Sayembara Tangkap Pelaku Begal di Bekasi, Kades Burangkeng: Saya Kasih Hadiah Rp10 Juta
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api