SuaraBekaci.id - Dua aksi penembakan terjadi di Bekasi dalam rentang waktu berdekatan. Hanya dalam rentang waktu 8 hari, terjadi peristiwa penembakan di Bekasi, Jawa Barat.
Terbaru, peristiwa penembakan terjadi Jalan Pertamina Babelan, dekat Perumahan Pondok Permata Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin (6/11) sekitar pukul 18:00 WIB.
Keterangan dari Kapolsek Babelan Kompol Didik Prijo Susilo, diduga OTK yang melakukan penembakan berjumlah lima orang.
Sedangkan korban penembakan berjumlah dua orang. Korban terkena luka tembakan di bagian tangan dan paha. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Kejadian sangat singkat di duga pelaku sekitar 5 orang dan 2 orang korban mengalami luka tembak, satu orang tertembak di bagian tangan dan satu nya lagi di bagian paha, dari sementara korban di larikan ke rumah sakit," ucap Kapolsek Babelan Kompol Didik Prijo mengutip dari unggahan akun @jurnalperistiwa_official, Selasa (7/11)/
Sementara pada unggahan akun @babelanhits, terlihat foto tangkap layar rekaman CCTV yang memperlihatkan 5 orang terduga penembakan tampak menggunakan tiga unit sepeda motor.
Sampai saat ini, belum diketahui motif dan kronologis lengkap peristiwa penembakan terhadap dua orang warga tersebut.
Sebelum kasus penembakan di Babelan, Kabupaten Bekasi, peristiwa penembakan terjadi di Kavling Rawa Bambu Bulak, Jalan Melati 3, RW 09/03, Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (29/10/2023) malam.
Pada penembakan di Medan Satri itu, satu orang dengan inisial GR (44) tewas. Salah satu warga sekitar inisial R mengatakan, dirinya mendengar suara tembakan sekira pukul 18.30 WIB sebanyak 2-3 kali.
“Iya saya denger (suara tembakan) di sekitar sini, 2-3 kali,” ujarnya saat ditemui awak media termasuk SuaraBekaci.id
“Terus anak saya ngintip di sini (bolongan pagar garasi) terus ada yang tergeletak katanya disitu di jalan,” ujarnya.
R menyebut, tak berselang lama atau sekira pulul 20.00 WIB, anggota kepolisian langsung mendatangi TKP.
Sementara, Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Nurdianto mengatakan, korban merupakan warga Jakarta Barat.
“Identitas korban bukan warga sini (Bekasi), tapi dari wilayah Jakarta Barat untuk usianya kelahiran 79,” kata Aqsha, Senin (30/10).
Kasus Penembakan di Medan Satria, Konflik Fam Kei
Tag
Berita Terkait
-
Dipicu Masalah Tanah, Bentrokan Berdarah Kelompok John Kei dan Nus Kei di Bekasi Bermotif Balas Dendam
-
11 Orang Jadi Tersangka Keributan Kelompok John Dan Nus Kei Di Bekasi, 2 Masih Diburu
-
Kasus Penembakan di Bekasi, Apa Itu Kelompok John Kei dan Nus Kei?
-
Dapat Info Akan Diserang, Kronologi Kelompok John Kei Tembak Mati Anak Buah Nus Kei di Medan Satria Bekasi
-
Pelaku Penembakan Massal Di AS Ditemukan Tewas
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta