SuaraBekaci.id - Pengamat Politik Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Adi Susila menilai sosok Gibran Rakabuming Raka tak mampu mendobrak elektabilitas Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Adi sebut ada dua alasan mengapa Gibran sulit angkat suara Prabowo di kalangan pemilih muda.
“Dia basis suaranya apa? kan gak ada. PDIP juga bukan, kayanya suara PDIP juga gak mungkin milih dia. Anak milenial juga belum kepegang,” kata Adi saat dihubungi, Senin (23/10).
Menurutnya, walaupun survei yang ada pada Kpu.go.id menerangkan bahwa pemilih pada Pemilu 2024 mayoritas berasal dari anak muda yakni Generasi Z dan Milenial yakni sebesar 55 persen. Hal itu tidak serta merta membuat anak muda memilih pasangan Prabowo-Gibran.
Sebab, sejauh ini tidak terlihat Gibran Rakabuming Raka merangkul kelompok anak muda. Justru kata Adi, pasangan Anies-Muhaimin terlihat lebih berpotensi meraup dukungan dari kalangan milenial.
“Dugaan saya anak muda itu malah banyak lari ke Anies, karena anak muda anak millenial itu pemilih yang rasional mereka akan melihat kemampuan intelektual paling bagus di antara tiga calon itu si Anies latar belakang pendidikannya. Kemudian si Cak Imin itu kan punya komunitas vespa itu kan kalangan milenial juga,” jelasnya.
Adi mengatakan, kemungkinan besar alasan dipilihnya Gibran sebagai cawapres Prabowo memang tidak terlepas dari pemanfaatan suara pendukung kekuataan Jokowi yang besar.
Namun menurut Adi, Prabowo sudah tidak menaruh harapan besar pada suara pendukung Jokowi. Sebab, suara pendukung Jokowi saat ini sudah terpecah, dan ini menjadi alasan kedua kenapa Gibran tak mampu menaikkan elektabilitas Prabowo.
“Dugaan saya karena faktor Jokowinya (Gibran jadi cawapres Prabowo). Tapi pemilih Jokowi ini kan terpecah ke Gibran dan pak Ganjar. Jadi dari sisi elektabilitas gak mengangkat suara pak Prabowo,” ujarnya.
Sebelumnya, Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto resmi mengumumkan bakal calon wakil presiden yang diputuskan Koalisi Indonesia Maju. Cawapres yang dipilih ialah Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Rommy PPP Sebut Duet Prabowo-Gibran Berpotensi Dipersoalkan, Respons KPU: Sudah Sesuai PKPU
Keputusan itu disepakati oleh Koalisi Indonesia Maju di kediaman Prabowo di rumahnya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (22/10/2023).
"Kita telah berembuk secara final, secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai capres untuk 2024-2029 dan saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres dari Koalisi Indonesia Maju," kata Prabowo dalam konferensi yang diikuti Suara.com dan wartawan lainnya.
Prabowo mengklaim seluruh partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju menyepakati nama Gibran. Adapun sebelum menyampaikan pengumuman tersebut, sebanyak delapan parpol yakni Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Gelora, PBB, Partai Garuda dan Partai Prima berembuk untuk menentukan sosok cawapres yang diusung.
Kontributor : Mae Harsa
Tag
Berita Terkait
-
Rommy PPP Sebut Duet Prabowo-Gibran Berpotensi Dipersoalkan, Respons KPU: Sudah Sesuai PKPU
-
Cak Imin Pede Abis Bakal Menang Lawan Gibran dan Mahfud: Wong Kita Lebih Kuat Kok, Dicek Aja!
-
Golkar Cilegon Siap Menangkan Prabowo - Gibran di Pilpres 2024: Kami Tegak Lurus Keputusan DPP
-
Gerindra Akan Komunikasi ke PDIP soal Gibran Setelah Urusan Capres dan Cawapres Rampung
-
Gibran Terima Pinangan Prabowo, Persyaratan Sudah Siap, Tunggu Waktu Daftar ke KPU
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan