SuaraBekaci.id - Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan satu unit mobil dengan nomor polisi B 2387 FMI tengah dikejar-kejar warga. Mobil itu berisi sejumlah orang yang diduga komplotan penipuan dengan modus hipnotis.
Aksi itu diketahui terjadi di ATM Alfamidi, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Selasa (17/10).
Dalam video terlihat pelaku berusaha kabur dengan terus mengemudikan mobilnya. Di belakangnya, nampak pengemudi motor berusaha mengejar sambil berteriak ‘maling’.
Warga sekitar yang mendengar pun ikut membantu menghadang terduga pelaku penipuan itu. Bahkan, beberapa warga juga ada yang melempari mobil itu dengan sejumlah benda keras, hingga membuat kaca mobil pecah.
Pengejaran itu pun akhirnya membuat pengemudi mobil berhasil diadang dan berhenti di sekitar di pertigaan Sasak, Teluk Buyung, Kota Bekasi.
Menanggapi hal itu, Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari menerangkan, mobil diduga komplotan penipuan itu berisi 4 orang.
Ke empat orang itu telah berulang kali melakukan aksinya di berbagai wilayah.
“Pelaku sudah sering melakukan aksi penipuan kartu ATM di berbagai wilayah seperti: Pondok Kopi, Pondok bambu, Bekasi Utara, Ciledug, Ciputat, Sawangan, Cilengsi, Depok, Serpong, Cijantung, Jonggol,” kata Erna saat dikonfirmasi, Minggu (22/10).
Empat orang itu saling bekerja sama dengan mengaku hendak menyumbangkan ke masjid yang ada di sekitar wilayah rumah korban.
Baca Juga: Hipnotis Korban di ATM, Aksi Kejar-kejaran Warga Buru Malingnya Berujung Dramatis
“Berawal kelompok pelaku melakukan aksinya dengan cara pelaku Astian bertemu dengan korban dan mengaku bekerja sebagai karyawan Petronas dari Brunei yang ingin menjadi donatur untuk tempat ibadah kepada korban,” terangnya.
Untuk membuat korban percaya, pelaku mengajak korban melihat isi ATM pelaku yang saat itu berjumlah Rp900 juta.
Setelah berhasil meyakinkan, giliran korban yang diminta untuk memperlihatkan saldo ATMnya ke pelaku. Saat korban memasukkan pin, pelaku memperhatikannya dan menukar kartu ATMnya.
“Pelaku menukar kartu ATM milik korban dengan kartu ATM lainnya setelah itu pelaku bilang kepada korban bahwa uang donatur akan masuk ke rekening korban sekitar jam 15.00 WIB,” ujarnya.
Beruntung, saat pelaku hendak mengambil uang yang ada di ATM korban, korban dengan segera sadar dan langsung berteriak maling.
Saat ini, ke empat pelaku masih menjalani proses penyelidikan dan penyidikan di Polsek Bekasi Utara.
Berita Terkait
-
Hipnotis Korban di ATM, Aksi Kejar-kejaran Warga Buru Malingnya Berujung Dramatis
-
Nenek di Bekasi Jadi Korban Hipnotis dengan Modus Sumbangan Masjid: Emas 40 Gram dan Uang Rp350 Juta Raib
-
Diduga Kena Hipnotis, Ibu-ibu PNS di Pekanbaru Kehilangan Rp70 juta
-
Meledak! 35 Lagu Konser Dewa 19 Hipnotis Puluhan Ribu Penonton di Stadion Manahan
-
Maraknya Kasus Hipnotis yang Dilakukan WNA ke Minimarket di Bali Jadi Atensi Polisi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol