SuaraBekaci.id - Dunia olahraga tak lepas dari aksi Psychological Warfare atau akrab disebut dengan psywar, tak hanya dalam sepak bola tetapi seluruh cabang olahraga.
Psywar biasa dilakukan tim olahraga maupun para atlet yang saling bertentangan, tujuannya jelas memberi syok terapi yang berpengaruh terhadap penampilan.
Terdengar sangat familiar, namun tidak semua orang sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan psywar bahkan pengertian secara umumnya.
Lantas apa yang dimaksud dengan psywar? perang urat syaraf yang termasuk dalam sebuah tindakan berbentuk serangan menggunakan metode psikologi.
Serangan dengan metode psikologi ini dilancarkan guna membangkitkan reaksi psikologi yang sudah terancang terhadap orang lain.
Metode seperti sering dijumpai dalam pertandingan olahraga besar, seperti sepak bola, tinju, UFC hingga bola basket.
Tujuannya jelas mengganggu konsentrasi lawan hingga tak maksimalnya persiapan dan latihan yang dilakukan sebelumnya.
Pemain atau pelaku olahraga pun terganggu dengan itu dan dampak paling buruknya bisa menelan kekalahan dalam laga yang dijalani.
Secara umum aspek yang diserang adalah kelemahan mendasar dari tim lawan maupun personal ke atlet yang jadi musuhnya.
Meski begitu psywar tak selamanya menjelekkan lawan, adapula momen-momen tertentu justru saling pujian yang dilemparkan.
Seperti di final Coppa Italia 2020 lalu yang mempertemukan Napoli melawan Juventus, pelatih kedua kubu saling melempar pujian.
Maurizio Sarri yang saat itu menukangi Juventus tak segan memuji Gennaro Gattuso yang sukses membawa Napoli ke partai final Coppa Italia.
Sementara Gattuso pun juga melempar pujuan, secara khusus ia memuji mentalitas para pemain Juventus yang saat itu masih diperkuat Cristiano Ronaldo.
Perlu diketahui jika psywar tak hanya digunakan dalam olahraga, berbagai aspek kepentingan ternyata juga menerapkan metode penyerangan psikologi ini.
Psywar biasa dipakai di dalam iklan, kehidupan berpolitik, media sosial hingga propaganda yang dijalankan pihak-pihak tertentu.
Berita Terkait
-
Tidak Hanya Sebatas Hobi, Ini 3 Manfaat Kesehatan dari Olahraga Berkuda
-
Digunakan Pejuang Palestina, Berikut Fakta Menarik dari Paramotor
-
Gerak Lincah dan Luwes saat Ikut Senam, Netizen Salfok Style Nagita Slavina
-
Kali Pertama, Basket Popda Kota Solo Pertandingkan Kategori Sekolah Dasar
-
Semarak Penutupan Asian Games 2023
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara
-
Waspada Abu Vulkanik! Sekolah di Kota Bekasi Terapkan PJJ 8-9 September 2026
-
1 Juta Masker Dibagikan ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau