SuaraBekaci.id - Nasib tragis menimpa seorang ibu muda bernama Mega Suryani (24) yang harus meregang nyawa di tangan suaminya N (25), Kamis (7/9) malam.
Korban tewas digorok suaminya di salah satu kontrakan di Jalan Cikedokan RT01 RW04, Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Orang tua korban, Linda (51) mengungkap bahwa selama tiga tahun berumah tangga dengan N, anaknya memang kerap mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
"Babak belur dan dia sering dipukuli, sering berantem emang, yang di ributin si Nando ini karena banyak bohongnya," kata Linda.
Bahkan anaknya sempat membuat laporan ke Polres Metro Bekasi terkait KDRT yang dialaminya. Laporan itu dibuat pada 7 Agustus 2023 lalu.
Saat itu, sang anak juga membawa bukti Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Annisa, Cikarang.
"Udah laporan pada 7 Agustus lalu, dia kan lebam, laporan ke polres yah, dan nerima KDRT dia bilang, ibu tolongin neng, aku (Mega) dianiaya sama suaminya," tuturnya.
Semenjak itu, korban juga melakukan ultimatum ke sang suami dengan membuat surat perjanjian di atas materai terkait tindakan KDRT tersebut.
Linda mengatakan, ultimatum yang dilakukan Mega secara perlahan hampir membuat N sadar.
Baca Juga: Suami di Cikarang Bunuh Istri Depan Anak, Tetangga: Pelaku Sempat Nyuci dan Jemur Pakaian
"Katanya, eneng mau ada perjanjian di atas materai, kalau ada KDRT lagi, aku ingin kakak, ibu dia saksi denda sebesar besarnya tapi belum sempat terjadi," ungkapnya.
Namun sayangnya, upaya tersebut tak berbuah manis. Mega akhirnya harus menghembuskan napas terakhir ditangan suaminya, dan meninggalkan dua orang anak yang masih balita yakni usia 18 bulan dan 3,5 tahun.
Diketahui, kejadiaan sadis itu terungkap saat Linda mengunjungi rumah kontrakan korban ketika hendak mengantarkan cucunya pulang.
Saat itu, Linda kaget melihat anaknya sudah tergeletak di atas kasur, sementara N tidak ada di rumah.
Ia menerangkan, berdasarkan hasil visum pada tubuh anaknya terdapat leher yang tergorok pisau dapur hingga membuat korban tewas.
Sementara, jasad korban kini telah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Pekopen, Tambun, Bekasi, pada Sabtu (9/9).
Berita Terkait
-
Suami di Cikarang Bunuh Istri Depan Anak, Tetangga: Pelaku Sempat Nyuci dan Jemur Pakaian
-
Sadis! Ibu Muda di Cikarang Tewas Dibunuh Suami, Pelaku Sempat Mandikan Jasad Korban
-
Kebakaran di Bekasi Sepanjang Agustus 2023 Mayoritas Terjadi di Lahan Perkarangan
-
Keji! Suami di Cikarang Tega Gorok Leher Istri, Mayat Sempat Ditidurkan Bersama Anak
-
Siswa SDN V Bantargebang Bekasi Korban Gedung Sekolah Ditutup Ahli Waris Diberikan Pendampingan KPAD
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol