SuaraBekaci.id - Krisis air bersih menimpa ratusan warga di Kampung Kalen Keramat, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Krisis air bersih ini akibat dampak kekeringan.
Akibat krisis air bersih ini, ratusan warga Sukawangi Bekasi terpaksa rogoh kocek dalam-dalam membeli galon demi kebutuhan MCK. Seperti dikutip Bekasi24jam--jaringan Suara.com. warga dalam sehari harus keluarkan Rp35-40 ribu untuk membeli air galon.
Kondisi ini makin diperparah dengan kondisi pompa di penampungan air yang seharusnya berfungsin malah rusak. Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera memperbaiki pompa tersebut agar bisa digunakan saat musim kemarau.
Sebelumnya, Pejabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdhan menerangkan pihaknya mencatat per 3 September 2023, kondisi kekeringan ini telah membuat 66.647 jiwa atau 16.999 kepala keluarga terdampak.
“Sebaran desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi sebanyak 32 desa yang tersebar di 10 kecamatan,” kata Dani dalam keterangannya, Senin (4/9).
Selain itu, Dani juga mengungkap bahwa 16.353 hektar lahan tani di Kabupaten Bekasi juga terdampak kekeringan.
“Lahan terancam seluas 3.618,5 hektar,” ujarnya.
Sebagai upaya dalam menanggulangi dampak bencana kekeingan, Dani menyebut pihaknya telah mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak.
“Jumlah air bersih yang sudah didistribusikan untuk warga terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi sebanyak 1.063.600 liter,” ujarnya.
Baca Juga: Banjarnegara Siaga Darurat Kekeringan, Belasan Desa dan Kantor Instansi Mengalami Krisis Air
Berita Terkait
-
Banjarnegara Siaga Darurat Kekeringan, Belasan Desa dan Kantor Instansi Mengalami Krisis Air
-
Kisah Ribuan Warga Desa di Banjarnegara Alami Krisis Air, Harus Berjalan 2 Kilometer
-
Lebih 31 Hari Tak Dapat Guyuran Hujan, Tiga Kecamatan di Sulawesi Utara Siaga Kekeringan
-
Kekeringan Meluas, 7 Kecamatan di Bantul Kesulitan Air Bersih
-
Kabupaten Bekasi Tanggap Darurat Bencana Kekeringan, Ribuan Hektar Lahan Tani dan 66.647 Terdampak
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan