SuaraBekaci.id - Pengamat Politik dari Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Adi Susila menilai jika sebaiknya Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tidak terpecah belah.
Meski pada akhirnya Anies Baswedan memilih Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar sebagai pendampingnya di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Menurut Adi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Demokrat sebaiknya tidak hengkang dari KPP. Sebab, ia menganalisis duet tersebut bakal mendongkrak nama Anies Baswedan.
“(Demokrat dan PKS) menurut saya bertahan (di KPP) dan itu peluang menangnya akan lebih besar,” kata Adi, kepada Suara.com, Jumat (1/9).
Hal ini menurut Adi, karena Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merupakan tokoh Nadhdlatul Ulama (NU) yang di mana organisasi ini memiliki basis kuat di wilayah Jawa Timur. Maka, terobosan ini dipercaya dapat mendongkrak suara Anies di wilayah tersebut.
“Suara Anies itu lemah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, jadi logis kalau pak Surya Paloh milih tokoh dari Jawa Timur yang NU, karena suara terbesar di Jawa Timur kan NU,” ucapnya.
Selain itu, Adi menilai apabila Demokrat hengkang dari KPP partai berlogo mercy itu akan kesusahan mencari pelabuhan lain, apalagi jika ingin bergabung dengan PDI Perjuangan.
“Berdasarkan sejarah kan memang (Demokrat) kurang ini kan dengan PDI P. Kalau dengan Prabowo kemarin di 2019 pernah koalisi tapi kan gak optimal juga,” jelasnya.
Nasib serupa juga mengintai PKS, Adi menyayangkan jika partai yang logonya didominasi warna oranye itu berkoalisi dengan partai lain.
Baca Juga: Ternyata Gak Secuek Itu, Gerindra Kasak-kusuk Cari Info A1 Anies-Cak Imin Jadi Capres-Cawapres
Sebab, posisi PKS akan menjadi pemain baru, dan hal ini bakal membuat kekuasaan PKS melemah.
“Ibarat pembagian kue udah dapat remah-remahnya doang,” ujarnya.
Kendati demikian, Adi juga mengatakan bahwa kesuksesan duet Anies Baswedan dengan Cak Imin tetap bergantung pada bagaimana strategi yang dibawakan nantinya.
“Tergantung strategi tim Anies. Kalau bisa menarik pemilih Nahdliyin , maka Anies bisa masuk putaran ke dua,” tandasnya.
Kontributor: Mae Harsa
Berita Terkait
-
Ternyata Gak Secuek Itu, Gerindra Kasak-kusuk Cari Info A1 Anies-Cak Imin Jadi Capres-Cawapres
-
Andi Mallarangeng Sampaikan Keluhan Kader Demokrat: Orang Belum Jadi Presiden, Sudah Tinggalkan Kawan Lama
-
Mendadak Gelar Sidang Majelis Tinggi Partai Sore Ini usai AHY Kena Tikung, SBY: Ini Emergency Meeting
-
Demokrat Bakal Ucapkan Selamat Tinggal ke Koalisi Perubahan? Herman Khaeron: Saya Kira Jelas Lah
-
Dipilih Surya Paloh Jadi Cawapresnya Anies, Cak Imin Buru-buru Temui Prabowo!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74