SuaraBekaci.id - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Uno, buka suara soal wacana capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Anies Baswedan.
Sandiaga mengatakan bakal merangkul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat untuk berjuang bersama jika wacana tersebut terjadi di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Saya akan merangkul Demokrat terutama mas AHY dan PKS untuk berjuang bersama," kata Sandiaga, di kantor DPC PPP Kota Bekasi, Jumat (25/8).
Dirinya mengaku, sudah membangun komunikasi dengan PKS terkait wacana tersebut. Ia mengungkap, hasil komunikasi itu ditemukan adanya pola pandang pihaknya dengan PKS dalam langkah menuju Pilpres 2024.
“Kita baru saja membuka komunikasi dengan PKS baru saja selesai acara dengan PKS sekitar 5 menit yang lalu sebelum kita tiba di kantor DPC PPP Kota Bekasi, dan ada kesamaan pola pandang dengan PKS,” ujarnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu juga mengungkap mencuatnya Ganjar-Anies berkaitan dengan hasil survei terkait tingginya minat masyarakat Indonesia agar program-program Presiden Joko Widodo dilanjutkan.
"Ada wacana jadi itu terpicu wacana tergabungnya Ganjar dan Pak Anies dan kami PPP harus siap untuk mengajak, merangkul, dan berjuang bersama. Ada sepertinya pengakuan percepatan pembangunan ini yang diinginkan berdasarkan hasil survei," jelasnya.
Hasil komunikasi dirinya dengan PKS nantinya bakal ditingkatkan lagi sampai ke tingkat Bappilu. Pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan Bappilu PKS.
“Ini akan tingkatkan di tingkat bappilu, kami akan mengadakan pertemuan dengan para masing ketua bappilu dari PKS, lalu menyelaraskan,” tandasnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno Gandeng Uniqlo Berikan Kesetaraan Lapangan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas
Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Salahuddin Uno, ingin mengajak bicara Partai Demokrat dan PKS terutama Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Keingianan Sandiaga Uno itu ia sampaikan saat menanggapi wacana yang dibangun PDIP untuk menduetkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menilai wacana duet Ganjar-Anies menjadi bukti bahwa percepatan pembangunan yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memang perlu dilanjutkan.
"Menurut saya, jika itu diwujudkan menunjukkan memang akhirnya berkaitan dengan survei yang tadi, bahwa ada pemikiran bagaimana aspirasi masyarakat untuk melanjutkan program-program Pak Jokowi yang berpusat di bidang ekonomi dan juga bagaimana menyatukan seluruh kekuatan," ujar Sandiaga di Makassar, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (23/8/2023).
"Tentunya setiap ada potensi untuk mempersatukan PPP harus menerima dengan tangan terbuka dan harus memastikan juga bahwa ini memang betul-betul yang diinginkan masyarakat," Sandiaga menambahkan.
Kontributor: Mae Harsa
Tag
Berita Terkait
-
Elektabilitas Anies Yang 'Memble' Jadi Bahasan dalam Pertemuan dengan SBY di Cikeas
-
Gelar Pertemuan Malam Ini dengan SBY, Anies Baswedan Akhirnya Datangi Cikeas
-
Bagaimana Kekayaan Surya Paloh Muluskan Anies dalam Pencalonan Capres 2024
-
Jejak Kinerja Baik, Erick Thohir Dinilai Jadi Cawapres Pilihan Generasi Muda
-
Disiapkan untuk Kemenangan Ganjar, Apa Itu Pasukan Burung Hantu dan Gorong-gorong?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?