SuaraBekaci.id - DPD Partai NasDem Kota Bekasi, Aji Ali Sabana tak menampik bahwa penetapan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek pembangunan BTS BAKTI bakal berpengaruh dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Namun ia menilai pengaruh itu tak terlalu signifikan.
“Kita optimis pengaruh tersebut tidak begitu signifikan, masyarakat sudah cerdas,” kata Ali, saat dihubungi SuaraBekaci.id, Jumat (19/5).
Menurutnya, penangkapan terhadap Sekretaris Jenderal Partai NasDem itu tak mengurangi optimisme partai dalam pemenangan Anies Baswedan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Kita yakin Anies akan jadi terpilih, jadi Presiden dan Partai NasDem pemenang 2024,” ucapnya.
Selain itu, Ali juga menyebut meski Johnny G. Plate telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi menjelang tahun politik ini. Hingga kini hal tersebut, belum terlalu berpengaruh terhadap elektabilitas Partai NasDem di Kota Bekasi.
“Ini tantangan akan ujian yg terus mendera, jalan terjal akan kita lalui dengan baik,” tuturnya.
Sementara kata Ali, dalam menyikapi kasus tersebut Partai NasDem telah sepakat untuk mengutamakan asas praduga tak bersalah, serta tetap menghormati proses hukum yang berlangsung.
Kasus Korupsi Jhonny G Plate
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi proyek BTS BAKTI Kominfo, Rabu (17/5/2023).
Baca Juga: Meski Jadi Tersangka Korupsi, Johnny G Plate Masih Berhak Maju Caleg Pemilu 2024
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kuntadi menyebut kasus korupsi proyek penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo Tahun 2020 bukan peristiwa pidana biasa.
Sebab, tambahnya, nilai kerugian keuangan negara akibat kejahatan tersebut mencapai Rp8 triliun lebih.
"Satu titik poin yang harus kita cermati bersama di dalam kasus ini, kita ingat peristiwa ini ada dana yang digulirkan proyek senilai 10 triliun sekian, kerugian negaranya 8 triliun sekian. Nah ini mungkin perlu kita cermati bersama bahwa ini bukan peristiwa pidana biasa," kata Kuntadi.
Terbaru, Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi memberhentikan Johnny G Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Pemberhentian tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 41/P Tahun 2023 mengenai Pemberhentian dan Penunjukan Pelaksana Tugas, Wewenang, dan Tanggung Jawab Menteri Komunikasi dan Informatka Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.
Dalam Keppres 41/P, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Johnny atas kinerjanya selama bekerja menjadi Menkominfo.
Berita Terkait
-
Meski Jadi Tersangka Korupsi, Johnny G Plate Masih Berhak Maju Caleg Pemilu 2024
-
Cak Imin Sambangi Rumah Wakil Presiden ke 6 Try Sutrisno, Minta Restu Mau Jadi Cawapres?
-
Relawan Gibran-Jokowi Dukung Prabowo, Loyalis Anies Baswedan: Ganjar Makin Beraaat
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Ditahan 20 Hari karena Menteri Keuangan?
-
Mantan Rektor Universitas Paramadina Bongkar Sosok Anies Baswedan, 'Saat memimpin DKI Jakarta...'
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BRI Peduli Bekali 60 Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan dan Pendampingan Usaha
-
Kaca Mobil Adinda Cresheilla Hancur Dilempar Batu, Polisi Buru Pelaku
-
Kedok Warung Kopi di Bekasi Terbongkar, Ternyata Jadi Sarang Peredaran Obat Keras
-
Bayar Pajak Kendaraan di Bekasi Bisa Dicicil, Begini Caranya
-
Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern