SuaraBekaci.id - Belum lama ini publik dihebohkan dengan pria bernama Agus Suhela yang diketahui berangkatkan warga di sekitar rumahnya di Kampung Bojong Koneng, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, untuk umroh gratis.
Kisahnya viral di media sosial Tiktok @ramadanisaputra24. Video tersebut memperlihatkan ratusan orang memadati sebuah rumah megah yang diduga milik Agus Suhela, mereka diketahui hendak berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umroh.
Ketua RW 07 Kampung Bojong Koneng, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Anang Samun Saputra membenarkan video viral tersebut.
Anang menceritakan, sebelum menapaki puncak kesuksesan warganya yang bernama Agus Suhela atau bos Saepul sapaan akrabnya merupakan warga biasa dari keluarga sederhana.
“(Berasal dari keluarga berada) enggak. Orang tuanya dulu punya usaha penyewaan truk, pak agus yang nyetir truknya,” kata Anang di kediamannya.
Agus Suhela sejak dulu dikenal sebagai pria yang ulet dan pekerja keras, sehingga selain pernah menjadi sopir truk, Agus Suhela juga pernah berprofesi sebagai tukang ojek pengkolan.
“Iya saya sempat ngojek bareng beliau, sempat ngetem juga di lampu merah Cibitung,” ucap Anang.
Hingga pada akhirnya Agus Suhela fokus pada usaha di bidang properti, dan disitulah awal mula kesuksesannya.
Anang mengungkap saat diawal merintis usaha Agus Suhela berangkat ke tanah suci melaksanakan ibadah umroh. Di sana lah tepatnya di depan Ka’bah Agus Suhela melontarkan sebuah nazar.
Baca Juga: Dikenal Sultan dan Sering Pamer Hermes, Sandra Dewi Sempat Keciduk Pakai Tas KW?
“Saat merintis usaha, memiliki nazar, ketika usahanya berhasil dia mau mengumrohkan keluarganya 2 RT, targetnya 1.000 orang,” jelasnya.
Sejak saat itu usaha properti yang dijalankan Agus Suhela pun semakin berkembang, nazar tersebut perlahan dilaksanakan dan hingga kini total kurang lebih sudah ada 500 orang warga Bojong Koneng yang diberangkatkan umroh.
“Kan dari sebelum covid juga sudah ada yang berangkat, tahun 2019. Kalau dijumlah sama sekarang total 500 orang, kurang setengahnya lagi,” ucap Anang.
“Ada kemungkinan kalau usahanya lebih maju dan sukses lagi beliau mau memperluas, bahkan lebih dari 1.000 orang yang diumrahkan,” tambahnya.
Tetap Rendah Hati
Meskipun sudah sukses menurut Anang, Agus Suhela yang juga merupakan teman sekolahnya tetap rendah hati. Bahkan masih aktif bersosialisasi dengan warga sekitar.
Berita Terkait
-
Dikenal Sultan dan Sering Pamer Hermes, Sandra Dewi Sempat Keciduk Pakai Tas KW?
-
Sultan Bojong Koneng Hebohkan Dunia Maya, Berangkatkan Warga 2 RT Umroh Gratis!
-
Sosok Haji Agus Suleha, Sultan Tajir Bojong Koneng yang Berangkatkan Umrah Warga 2 RT
-
Mengenal Haji Agus Suleha, Sultan Bojong Koneng yang Umrahkan Warga
-
Siapa Haji Agus Suleha, Sultan Bojong Koneng yang Umrahkan Warga Kampungnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?