SuaraBekaci.id - Nur Syamsiati (37) korban pencurian menyesalkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pihak keamanan Summarecon Mall Bekasi yang tidak menggunakan handy talkie (HT). Nur ialah korban pencurian saat melaksanakan ibadah salat di mushola Summarecon Mall Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Nur menceritakan saat itu sedang melaksanakan salat magrib di mushola Summarecon Mall Bekasi, Minggu (09/04/2023) bersama anaknya. Ketika hendak wudhu ia menaruh semua barang ke dalam dan diletakan disamping anaknya.
"Hari Minggu 9 April 2023, aku sholat di lantai 2 Sumarecon Mall Bekasi, terus aku wudhu tas aku itu disamping persis anak aku lagi sholat. Pas momen anak aku lagi sujud itu di rauk semua tasnya sama pelaku, kemudian langsung pergi," ucap Nur saat melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polsek Bekasi Utara, Sabtu (15/04).
Lanjut Nur, setelah selesai Wudhu melihat tas miliknya sudah tidak ada, dirinya histeris dan mencari security Summarecon Mall Bekasi akan tetapi tidak didapati.
"Enggak lama kemudian saya datang, saya histeris panggil panggil 'pencuri pencuri' tapi saya enggak mendapatkan security di situ, yang ada mba mba customer service," katanya.
Nur mengatakan karena situasi di mushola sudah ramai, dirinya lalu digiring menuju meja customer service, akan tetapi bukan malah mengejar pelaku Nur malah disuruh oleh petugas disana menghubungi pihak bank untuk melakukan pemblokiran kartu kredit miliknya.
Saat itu dirinya langsung ditemani security Summarecon Mall Bekasi menuju polsek Bekasi Utara untuk melaporkan kejadian yang dialami.
Nur mengungkap kecewaaan karena setalah dua hari pasca kejadian dirinya baru mengetahui bahwa security Summarecon Mall Bekasi tidak dibekali HT dalam menjalankan tugas.
Dirinya menyebut jika security Summarecon Mall Bekasi dibekali HT untuk melakukan koordinasi kemungkinan besar sang penucuri bisa ditangkap karena setelah melihat rekaman CCTV, pelaku setelah melakukan pencurian berjalan turun menggunakan lift eskalator.
Baca Juga: Identitas Anak Pelaku Pencurian di Magelang Disebar di Media Sosial, KemenPPPA: Patut Melindungi
"Setalah itu hari Selasa saya mengadakan pertemuan, saya pertanyakan itu, ya jawaban mereka tidak menjelaskan SOP, kemudian saya minta bukti adanya pengejaran itu tidak ditunjukan. Malah dari mereka bilang tim security itu tidak difasilitasi HT padahal menurut saya itu penting sekali," ucap Nur.
"Yang saya sayangkan kenapa security tidak menggunakan HT, padahal kalau ada HT kan bisa cepat koordinasi mereka cuma ada WA grup itu kan lama, nah saya tidak mau kejadian ini terulang kembali," sambungnya.
Ia mengatakan total kerugian atas kehilangan barang serta uang tunai yang ada di dalam tasnya hampir 70 juta rupiah.
"Handphone ada 3, iphone 11 promax kemudian samsung dengan handpone anak saya, karena kita kan mau sholat jadi kita taruh semua dalam satu tas, lalu ada uang juga, dan ada barang lumayan juga bagi saya dari tas, jam tangan, kacamata," katanya.
"Kalau di BAP itu nominalnya 50 jutaan, tapi kalau saya hitung yaa 70 jutaan bang," pungkas Nur.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Identitas Anak Pelaku Pencurian di Magelang Disebar di Media Sosial, KemenPPPA: Patut Melindungi
-
Viral WNI Pasrah Saat Alami Tindak Pencurian di Amerika Serikat: Cuma Bisa Rekam dari Jauh Demi Tak di 'Dor'
-
Mantan Kades di Lubuklinggau Jadi Otak Sindikat Pencurian Mobil, Tembak Anggota Dengan Senpira
-
Terbongkarnya Pencurian Kotak Amal Modus Stiker QRIS di Masjid Blok M Square Berawal Dari Kecurigaan Pihak DKM
-
Kronologi Pencurian Kotak Amal Masjid Modus Baru: Pakai QRIS Rekening Pribadi
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan
-
Bukan Cuma Aspal, Ini Solusi Permanen Pemkab Bekasi Atasi Jalan Ambles di CBL
-
Berawal dari Sewa Gedung, Kasus Rp2 Miliar Ini Berujung Proses Hukum
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari