SuaraBekaci.id - Angin puting beliung merusak puluhan rumah dan masjid di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupate Bekasi, tercatat ada 51 rumah dan sebuah masjid mengalami kerusakan.
Selain merusak rumah dan masjid, terjangan angin puting beliung juga berdampak kepada ratusan jiwa.
"Data sementara ada 51 rumah dan sebuah masjid yang rusak. Kemudian puluhan kepala keluarga dengan total ratusan jiwa terdampak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis seperti dikutip dari Antara.
Muchlis mengatakan bahwa 51 rumah dan satu masjid yang rusak tersebar di dua kecamatan yaitu Babelan dan Setu.
Peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi sejak Minggu petang kemarin hingga Senin dini hari tadi.
"Hujan deras disertai angin yang cukup kencang di wilayah Kabupaten Bekasi, sehingga menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan masjid. Kemudian ada pula pohon yang tumbang serta beberapa jaringan kabel PLN ikut terputus," ungkapnya.
Muchlis merinci 51 kepala keluarga terdampak itu terdiri atas 173 jiwa. Di Kecamatan Babelan ada tujuh titik musibah yang terpusat di Desa Babelan Kota, masing-masing wilayah RT 14/03, RT 17/03, RT 18/03, RT 22/03, RT 21/02, RT 03/04 dan RT 11/04.
Di tujuh titik musibah itu sebanyak 31 unit rumah rusak dengan rincian delapan unit rusak ringan, 17 rusak sedang, dan enam rumah rusak berat.
"Di Kecamatan Babelan sebanyak 93 jiwa dari 31 kepala keluarga terdampak. Selain itu, angin puting beliung juga menumbangkan empat pohon serta memutus jaringan kabel PLN," ungkapnya.
Baca Juga: Ratusan Rumah di Bojong Rusak Diterpa Angin Puting Beliung, Pemkab Purwakarta Bilang Begini
Musibah serupa dialami warga Kecamatan Setu. Angin puting beliung merusak 20 rumah serta satu bangunan masjid dengan rincian 14 unit bangunan rusak ringan dan tujuh unit rusak berat.
Selain di dua wilayah tersebut, BPBD Kabupaten Bekasi juga mendapatkan informasi bahwa peristiwa angin puting beliung juga terjadi di wilayah Metland Cibitung. Pihaknya masih terus melakukan pendataan lapangan.
"Warga juga sudah membersihkan dan memperbaiki material atap yang rusak secara gotong royong. Kami juga sudah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak,"
Berita Terkait
-
Ratusan Rumah di Bojong Rusak Diterpa Angin Puting Beliung, Pemkab Purwakarta Bilang Begini
-
Terdampak Angin Puting Beliung, Warga Bojong Purwakarta: Kami Butuh Bantuan
-
Total 48 Warung di Parang Gombong Purwakarta Hancur Diterjang Puting Beliung Senin Sore
-
Puluhan Warung dan Rumah di Purwakarta Rusak Diterjang Puting Beliung Senin Sore
-
Angin Puting Beliung Terjang Tambun, 19 Rumah Alami Rusak Berat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?