SuaraBekaci.id - Seorang pengendara motor hampir mengalami nasib tragis saat mencoba untuk menerobos perlintasan kereta api di Cikampek, Jawa Barat pada Rabu (15/3) pagi.
Dari rekaman video yang beredar di laman sosial media terlihat seorang pengendara motor wanita itu melintas meski palang sudah menutup perlintasan kereta api.
Namun disebabkan karena kondisi jalan yang licin usai hujan, wanita yang terlihat kenakan baju biru dan hijab warna hitam itu slip dan terjatuh dari motor.
Sementara motor yang ia kendarai melaju dan kemudian persis terjatuh di lintasan kereta api. Dari rekaman video yang beredar, terlihat si pengendara wanita itu segera diselamatkan seorang pria berhelm putih untuk menjauh dari rel kereta api.
Tak berselang lama muncul kereta api melaju kencang dan langsung melindas motor si perempuan tersebut.
"Diduga pengendara tersebut melintas disaat kereta saat akan melewati palang perlintasan rel Kereta Api Cikampek, kondisi rel yang licin setelah turun hujan membuat ban kendaraan korban slip hingga terjatuh," tulis unggahan video akun Instagram @ckpinfo.
"Untung saja ada pengedara lain yang langsung membantu, korban berhasil diselamatkan. Kendaraan korban mengalami rusak parah akibat terlindas dan terbawa oleh Kereta Api yang lewat,"
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Pengendalian Lalu Lintas di Ruas Jalan pada Lokasi Potensi Kecelakaan di Perlintasan Sebidang dengan Kereta Api menerangkan pengendara kendaraan, wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain.
Pengendara juga wajib memastikan kendaraannya dapat melewati perlintasan sebidang dengan selamat, serta wajib memastikan pula kendaraannya keluar dari perlintasan sebidang apabila mesin kendaraan tiba-tiba mati di perlintasan sebidang.
Baca Juga: Syarat Naik Kereta Api Jika Belum Vaksin Booster, Begini Ketentuannya
Adapun bagi pejalan kaki, wajib berhenti sejenak sebelum melintasi perlintasan sebidang, menengok ke kiri dan kanan untuk memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas. Di samping itu, dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengganggu konsentrasi, antara lain menggunakan telepon genggam dan menggunakan headset pada saat melintasi perlintasan sebidang.
Budaya berlalu lintas yang mengutamakan keselamatan merupakan salah satu kunci untuk meminimalisasi kecelakaan di perlintasan sebidang.
Berita Terkait
-
Syarat Naik Kereta Api Jika Belum Vaksin Booster, Begini Ketentuannya
-
Video Emak-emak Menerobos Palang Pintu Kereta Api di Cikampek Nyaris Tewas, Untung Warga Sigap Menolong
-
Tegas! KAI Cirebon: Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Wajib Vaksin Booster
-
2 Ekor Sapi Mati Ditabrak Kereta Api di Kabupaten Maros
-
Persiapan Lebaran, KAI Daop 6 Bakal Operasionalkan Kereta Api Tambahan dari Stasiun Solo Balapan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta
-
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Satu Orang Ditangkap?
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea