SuaraBekaci.id - Pengendara motor asal Bekasi berjenis kelamin wanita dengan inisial DPS (21) menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Letjen Suprapto, Cempakah Putih, Jakarta Pusat, Senin (13/3) pagi.
DPS korban di tempat kejadian perkara. Menurut keterangan dari Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta, korban alami luka bagian kaki sobek dan patah tulang.
"Pengendara sepeda motor Honda Beat atas nama DPS luka pada bagian kaki sobek dan patah (tulang) meninggal di TKP," kata Kompol Purwanta.
Kompol Purwanta menjelaskan korban berinisial DPS (21) mengemudikan sepeda motor automatik berasal dari Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia di lokasi kecelakaan setelah tertabrak bus TransJakarta yang dikemudikan oleh SR (43).
Dari kronologis yang disampaikan pihak kepolisian, DPS yang mengemudikan motor matic jenis Honda Beat berjalan dari arah Pulogadung menuju Senen melintas di Jalan Letjen Suprapto, Cempakah Putih, Jakarta Pusat.
Namun saat tiba di dekat Gereja St Paskalis, diduga korban kurang hati-hati saat berpindah jalur ke jalur busway.
Dari arah belakang melaju bus TransJakarta yang dikemudikan oleh SR>
"Ketika di dekat Gereja St. Paskalis, diduga kendaraan sepeda motor Honda Beat kurang hati-hati berpindah lajur ke kanan untuk masuk ke jalur 'busway' dan dari belakang datang kendaraan Bus TransJakarta," kata Purwanta.
PS meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka sobek dan patah tulang di bagian kaki. [ANTARA]
Baca Juga: Partai Buruh Long March ke Depan Gedung DPR RI, Pengendara Dialihkan ke Jalur Bus TransJakarta
Berita Terkait
-
Masuk Jalur Busway di Jakpus, Wanita Muda Tewas Terserempet Bus TranJakarta
-
Dikejar Begal, Warga Cikarang Pontang Panting Selamatkan Diri hingga Tabrak Kantor Kantor Desa
-
INFOGRAFIS: Serial Killer Pembunuhan Berantai Aki Wowon
-
Waspada Bahaya Obesitas pada Bayi, Berikut Penyebabnya
-
Video Bang Jago Nenteng Sajam di Daerah Pondok Melati Bekasi, Warganet: Boleh Ditabrak Gak?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia