SuaraBekaci.id - Beredar video seorang pemuda yang tengah berbonceng motor dengan santainya menenteng senjata tajam alias sajam di daerah Bunderan Kecapi, Pondok Melati, Kota Bekasi.
Aksi pemuda menenteng sajam itu direkam kendaraan roda empat yang berada tepat di belakang mereka. Dalam video, motor yang dikendaraai juga tidak menggunakan plat.
Pada video yang diunggah akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com memperlihatkan kondisi jalan di kawasan tersebut masih cukup ramai dilalui pengendara motor lainnya.
Meski begitu, si pemuda yang tampak mengenakkan kupluk warna biru itu sangat santai membawa sebilah pedang panjang.
"Area Jatiasih, kranggan dan sekitarnya harap waspada. Lokasi: bunderan kecapi," tulis caption pada video tersebut.
Diduga video ini terjadi pada Jumat malam (10/3). Video ini pun membuat publik khawatir dan meminta pihak kepolisian untuk segera bertindak.
"Sekrg makin marak kaya gitu..brti polsek masing2 skrg harus terus patroli dibantu polres..mau gak mau mau siang atau malam..krn siang pun mreka berani," tulis salah satu akun.
Selain itu ada juga netizen yang kemudian bertanya apakah jika melihat pemuda membawa sajam seperti ini pengendara lain boleh menabrak.
"KALAU TAHU PEMOTOR BAWA SAJAM BOLEH NGAK PEMOBIL NABRAK LANGSUNG ?? BIAR TIDAK TERJADI KEJAHATAN ??" tanya salah satu akun.
"Tolong bagi yg bawa mobil, yg kayak bgtu senggol aja," sambung akun lainnya.
Seperti diketahui beberapa waktu lalu beredar video viral saat pengendara mobil di Magelang, Jawa Tengah menabrak pelaku begal klitih yang membawa celurit.
Dalam video viral tersebut, pengendara mobil yang geram, memepet dan menabrak pelaku sampai terjatuh. Pada video juga terdapat adegan saat pelaku sempat memukul kap mobil dengan celurit.
Berita Terkait
-
Anggota TNI Arogan! Ancam Pengemudi Lain Pakai Sajam, Netizen Geram: Tolong Kirim Bapak Ini ke Medan Perang!
-
Ngeri, 5 Fakta Oknum TNI Keluarkan Sajam Amuk Pengendara Sienta, Apa Sebabnya?
-
Detik-detik Oknum Prajurit TNI Ancam Pengemudi Sienta Pakai Sajam
-
Sering Berulah, Siswa SMK di Samarinda yang Ngamuk Bawa Sajam Dikeluarkan dari Sekolah
-
Tak Terima Ditegur Guru, Siswa Ngamuk Bawa Sajam, Videonya Viral di Instagram
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI