SuaraBekaci.id - Berlatar UU No 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengukuhkan Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN SSI) di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, kemarin (22/2/2023).
Menurut Zainudin Amali yang juga Wakil Ketua Umum PSSI I tersebut, PN SSI menjadi wadah untuk para suporter Indonesia. Amali menyebut bahwa suporter adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola nasional.
"Jadi kita ingin supaya bagaimana kita bersama-sama mengelola suporter ini agar kemudian aman dan selamat," ucap Amali.
Langkah dari pihak Kemenpora ini sejalan dengan hasil rapat Komite Eksekutif PSSI pada Sabtu (18/2) yang salah satunya akan membentuk Komite AdHoc Suporter.
"Mengapa keputusannya ada komite adhoc suporter? Karena isu dari transformasi sepak bola harus melibatkan juga suporter. Jadi kita harus ada keseriusan. Dan surat FIFA yang dikirimkan kepada tentu kita semua waktu itu, salaah satunya pun ada bicara suporter," ucap ketum PSSI Erick Thohir yang juga menjabat Menteri BUMN tersebut.
Kepengurusan PN SSI terdiri dari mereka yang selama ini dikenal sebagai dedengkot suporter klub Liga Indonesia. Di ketua umum misalnya ada nama Uki Nugraha yang juga dikenal dengan nama Daeng Uki.
Bagi suporter PSM Makassar, Daeng Uki bukan sosok asing. Ia juga dikenal sebagai Panglima Laskar Ayam Jantan atau LAJ.
Sebelum putuskan hijrah, Daeng Uki dikenal sebagai sosok nyentrik. Ia memiliki rambut Mohawk dan biasanya bertelanjang dada saat memberikan dukungan kepada tim Juku Eja.
Selain Daeng Uki, di bidang kepengurusan harian juga terdapat nama ketua umum Jakmania, Dicky Soemarno. Lalu ada juga nama Devara Noumanto yang kerap mendukung Persebaya di Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo.
Di bidang kepengurusan harian juga terdapat nama ketua umum SMeCK, basis pendukung PSM Medan, Lawren Simorangkir.
Sementara untuk posisi Sekjen terdapat nama Achmad Supriyanto. Ia adalah Ketua Forum Komunikasi Suporter Indonesia dan pernah menduduki ketua umum Jakmania.
Namun ada satu nama yang menarik perhatian di bidang kepengurusan harian yakni Wachyudi Hendrayanto. Pada Pilpres 2019, ia bikin geram sejumlah suporter Indonesia, khusus pendukung setia Persib.
Hal ini lantaran ia, mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo dan Maruf Amin dengan mengatasnamakan Bobotoh, sebutan untuk pendukung Persib.
Saat jumpa dengan KH Maruf Amin, foto pria yang akrab disapa Derek itu jadi kritikan karena bentangkan syal bertuliskan 'Bobotoh Jokowi'
Nama Wachyudi Hendrayanto juga sempat tercatat sebagai calon legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan Jawa Barat II (Kota Bandung) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Berita Terkait
-
Tak Hanya Mempesona, Garuda Pertiwi Juga Tangguh Kala Tahan Imbang Tuan Rumah Arab Saudi 1-1 Pada Laga FIFA Women's A
-
Tegasnya PSSI, PSIS Dilarang Main di Jatidiri Pindah Maguwoharjo Lawan Persita dan Tanpa Penonton
-
Media Vietnam Yakin Erick Thohir Rekrut Pelatih Terkenal Gantikan Shin Tae-yong
-
Erick Thohir Mulai Buktikan Nyali Benahi Sepak Bola Nasional, Pengamat: Perlu Dukungan Semua Pihak
-
Teknologi Tanpa Manusia Sama Saja Bohong, Berikut Pendapat Ketum PSSI Erick Thohir Tanggapi Isu Mengenai VAR
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi