SuaraBekaci.id - Anak ibu muda korban pembunuhan di Bekasi akhirnya ditemukan. AH yang baru berusia 18 bulan ditemukan dengan kondisi lemas karena kelaparan.
AH dibawa oleh dua orang pelaku pembunuhan terhadap ibunya, IN (30), pedagang penjual ayam goreng tepung di Desa Suka Indah, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dua pelaku menurut keterangan Kapolsek Sukatani AKP Wito sudah berhasil ditangkap. "Alhamdulillah, sudah diamankan pelakunya tadi malam," ucapnya seperti dikutip dari SuaraJakarta.id
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, AH ditemukan ditinggal sendiri di sebuah pos satpam di kawasan Subang atau tak jauh dari lokasi penangkapan kedua pelaku.
Saat ditemukan, balita itu terkulai lemas karena kelaparan. Kini, ia telah sehat dan bisa kembali beraktivitas.
"Kelaparan, lemas sampai ketemu nenek dan tantenya. Sekarang sudah sehat dan bisa beraktivitas lagi," kata keluarga korban, Erik Julianto.
Terkait alasan penculikan yang dilakukan kedua pelaku saat ini masih didalami oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya, warga Desa Suka Indah, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dibuat geger dengan penemuan korban pembunuhan, IN yang menjadi penjual ayam goreng tepung.
IN ditemukan tewas di lapak tempat biasanya berjualan. Dari informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan tewas oleh suaminya sekitar pukul 14.00 WIB.
Ketika itu sang suami datang ke tempat berjualan untuk menjemput korban. Namun, korban telah ditemukan tidak bernyawa di lokasi kejadian. Korban tewas dengan luka bekas pukulan benda tumpul di bagian kiri wajahnya.
Luka juga ditemukan di bagian belakang kepala korban. Tepat di samping jasad korban, ditemukan sebuah tabung gas 3 kilogram. Diduga tabung gas itu digunakan pelaku untuk habisi korban.
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap Pembunuh Ibu Muda di Bekasi, Anak Korban Kelaparan saat Ditemukan di Pos Satpam
-
Kesaksian Warga Terbunuhnya Ibu Muda Penjual Ayam Tepung di Bekasi, Diduga Dihantam dengan Tabung Gas
-
Pembunuh Wanita Bos Ayam Goreng yang Juga Culik Balita Korban di Bekasi Dibekuk
-
Geger Ibu Muda di Bekasi Tewas Dibunuh, Anak Korban Dibawa Kabur Pelaku
-
Berjanji Bawa ke RS! Penabrak Malah Buang Korban ke Semak-Semak hingga Meninggal, Warganet Berang: Setan Kalah Jahatnya
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI