SuaraBekaci.id - Muhammad Hasya Athallah, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) tewas dilindas eks Kapolsek Cilincing AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono pada 6 Oktober 2022. Sejatinya, Hasya akan turun di ajang Kapolri Cup IV 2022 di cabang Taekwondo.
Ibu korban, Dwi Syaviera (50) selalu mengeluarkan air mata ketika ditanya tentang sosok almarhum, "yah saya nangis lagi dong," kata Dwi.
Dwi mengatakan sebelum meninggal anaknya terpilih menjadi perwakilan Universitas Indonesia (UI) untuk cabang olahraga Taekwondo yang turun di ajang Kapolri Cup 2022 pada 17-19 November 2022.
"Setelah almarhum meninggal. Seharusnya Hasya mewakili UI dalam kejuaran Kapolri Cup. Tapi almarhum keburu meninggal," ucap Dwi
Dia menceritakan bahwa Hasya adalah atlet Taekwondo yang berprestasi. Sejumlah medali kemenangan berhasil diraih oleh lulusan SMAN 9 Kota Bekasi tersebut.
"Anak baik prestasinya sangat banyak, beberapa medalinya kami bawa. Almarhum adalah atlet taekwondo," lirih Dwi.
Dwi mengatakan bahwa Hasya akan megikuti seleksi untuk Pekan Olahraga Provinsi (PON) bersama sang adik, Khanaya.
"Jikalau almarhum masih ada tanggal 3 Februari besok kami berangkat sama adiknya untuk mewakili seleksi PRA PON di Palembang, itu prestasi tertinggi almarhum," ucapnya.
Sementara adik korban Khanaya menyebut sosok Hasya di matanya adalah kakak yang baik. Hasya kata Khanaya selalu memberikannya petuah untuk selalu berbakti kepada kedua orang tua.
"Kakak pernah bilang gini ke aku 'udah lakuin apa aja yang bisa bikin ayah sama momi seneng'," kata Khanaya kepada SuaraBekaci.id, Selasa (31/01/2023).
Pesan ini yang selalu diingat Khanaya sebagai seorang anak. Apalagi saat ini ia berstatus anak semata wayang selepas kepergian sang kakak.
"Makanya dari situ aku kalo di suruh ayah atau momi, enggak pernah nolak apa lagi sekarang kakak udah ga ada jadi aku harapan satu-satu nya mereka," ucap Khanaya.
Muhammad Hasya Sosok yang Ceria
Sebelum menempuh pendidikan jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Hasya menimba ilmu di SMAN 9 Kota Bekasi. Hasya lulusan 2022.
Mantan wali kelas Hasya di kelas X, Asih Pujiati memiliki kenangan tersendiri tentang mantan anak didiknya itu.
Tag
Berita Terkait
-
Pengakuan Guru SMAN 9 Bekasi Soal Sosok Muhammad Hasya, Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Eks Kapolsek Cilincing
-
Komisi III DPR Desak Polisi Pulihkan Nama Baik Mendiang Mahasiswa UI Hasya: Gak Mungkin Orang Mati jadi Tersangka!
-
DPR Ingatkan Polda Metro: Tim Pencari Fakta Kematian Hasya Tidak Boleh Hanya Diisi Polisi
-
Mahasiswa UI Jadi Tersangka usai Tewas Dilindas Eks Kapolsek Cilincing, Kapolda Bentuk TPF Kasus Kecelakaan Maut Hasya
-
Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI Hasya Atallah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Bersama Danantara, BRImo Dorong Inklusi Keuangan hingga 49,7 Juta Pengguna
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
BRI Pimpin Sinergi Himbara di Danantara Housing Expo 2026, Dorong Akses KPR Masyarakat
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan