SuaraBekaci.id - Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkulam dikabarkan akan angkat koper dari Ansan Greeners. Asnawi dirumorkan akan pindah ke klub K-League 2 lainnya, Jeonnam Dragons.
Rumor kepindahan Asnawi Mangkualam dari Ansan Greeners ke Jeonnam Dragons sudah ramai diberitakan sejumlah media lokal Korsel dalam beberapa jam terakhir.
"Asnawi telah mengkonfirmasi kepindahannya ke Jeonnam. Setelah tes medis, mereka akan bergabung dengan skuat Jeonnam di Changwon, tempat mereka berlatih," tulis laporan Chosun seperti dikutip dari gol.bolatimes.com
Selang beberapa jam dari laporan pertama ini, media Korsel lainnya, sports-g.com menyebutkan Asnawi Mangkualam pada Rabu (25/1/2023) pagi waktu setempat telah menjalani tes medis.
Asnawi disebutkan telah tiba di Bandara Internasional Incheon pada Selasa 24 Januari 2023. Eks pemain PSM Makassar itu langsung menuju Ansan dan melakukan perpisahan kepada rekan-rekannya.
Setelah berpamitan, Asnawi langsung menjalani tes medis di salah satu rumah sakit yang berlokasi di Gwangyang, Jeollanam-do.
"Rumah sakit ini menjadi tempat penandatanganan kontrak dengan Jeonnam Dragons dan pengecekan kondisi fisik para pemain yang baru bergabung," tulis sports-g.com
Meski Asnawi Mangkualam belum diumumkan secara resmi, Jeonnam Dragons langsung mendapatkan Asnawi effect.
Pengikut instagram Jeonnam Dragons langsung meroket pasca rumor kepindahan Asnawi Mangkualam. Tadi pagi sekitar pukul 09:30 WIB, pengikut Jeonnam Dragons berkisar diangka 12,3 ribu.
Jumlah pengikut Jeonnam terus alami peningkatan. Pukul 11:00 WIB, jumlahnya sudah mencapai 12,9 ribu. Sementara pada sore hari sekitar pukul 18:00 WIB, Jeonnam Dragons sudah mempunyai 14,7ribu pengikut.
Ini bukan pertama kali pemain Timnas Indonesia itu membuat efek besar di sosial media. Pada 2 Agustus 2022, Youtube resmi K-League mendapat ledakan penonton.
Saat itu, video dua gol yang diciptakan oleh Asnawi Mangkualam membawa dampak besar untuk kanal Youtube resmi K-League.
"Sorotan pertandingan antara Ansan vs Jeonnam, video gol kedua Asnawi mencatat 130.000 penayangan dalam satu hari atau sekitar 20 kali lebih tinggi dari rata-rata 7000 pertandingan lain di babak yang sama,"
Vdeo Asnawi yang lain juga memiliki penonton sangat tinggi. Seperti pada video pendek Asnawi ketika memijat rekan setimnya di Ansan, saat itu memiliki 43.000 penonton saat pertama ditayangkan.
Saat video itu diedit dan ditayangkan kembali, jumlah penontonnya makin meledak mencapai 180.000 ribu penayangan.
Tag
Berita Terkait
-
Tinggalkan Ansan Greeners dan Gabung Jeonnam Dragons, Asnawi Mangkualam Bikin Geger Liga Korea Selatan
-
Profil Jeonnam Dragons, Disebut-sebut Calon Klub Baru Asnawi Mangkualam
-
Ansan Greeners FC Depak Musuh Asnawi Mangkualam, Asal Brazil, Warganet Menangis
-
Dua Klub yang Promosi ke K League 1 Musim 2023, Bukan Klubnya Asnawi Mangkualam
-
5 Pemain Timnas Indonesia yang Kariernya Melesat Sejak Dilatih Shin Tae-yong
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee