SuaraBekaci.id - Warga Bekasi dibuat geger dengan penemuan mayat korban mutilasi. Korban mutilasi di Bekasi ditemukan di rumah kontrakan yang berlokasi di Kampung Buaran, Desa Lambang Sari, Tambun, Kabupaten Bekasi.
Penemuan korban mutilasi tersebut berawal dari pencarian pihak kepolisian terhadap laki-laki dengan inisial E.
Menurut penuturan warga, pada Kamis 29 Desember 2022 datang dua orang petugas kepolisian yang mencari keberadaan E di lokasi kontrakan tersebut.
Saat petugas kepolisian masuk ke dalam kontrakan tersebut, terdapat dua potongan mayat yang sudah terbungkus rapi.
"Ditemukan ada dua boks kontainer dibungkus dalam plastik hitam, dilakban juga rapi," ujar Dian Ardiansyah di lokasi kejadian, Jumat (30/12/2022).
Menurut penuturan Dian, penyewa kontrakan tersebut sudah menunggak pembayaran selama lima bulan.
Kata Dian, pemilik rumah kontrakan tersebut sampai menuliskan sepucuk surat di pintu yang bertuliskan, "Kepada: Bapak E, Mohon Hubungi Pemilik Kontrakan"
"Tapi si penyewa ini tidak bayar kontrakan dari bulan Agustus, makanya ditempel tulisan sama pemilik kontrakan," lanjut Dian.
Menurut Dian, penemuan potingan mayat tersebut ditemukan di kamar mandi.
Baca Juga: Anggota TNI AD Terdakwa Kasus Mutilasi Warga Nduga Meninggal Dunia, Berawal Merasa Sesak di Tahanan
"Di kamar mandi ruang paling belakang," ucapnya.
Ia menduga bahwa mayat tersebut sudah tersimpan lama lebih dari satu bulan di kamar kontrakan tersebut. Hal itu lantaran ada potongan tubuh yang sudah digerogoti belatung.
Pantauan SuaraBekaci.id di kontrakan bernomor 6 tempat penemuan korban mutilasi di Bekasi sudah dipasangi garis polisi, Sepucuk surat peringatan dari pemilik kontrakan juga belum dilepas.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Anggota TNI AD Terdakwa Kasus Mutilasi Warga Nduga Meninggal Dunia, Berawal Merasa Sesak di Tahanan
-
Kapten Inf DK, Satu dari 6 Prajurit TNI Terdakwa Kasus Mutilasi di Timika, Meninggal di Jayapura
-
Ayah Mutilasi Anak Kandung di Indragiri Hilir Divonis Hukuman Mati
-
Fakta-fakta Suami di Sumatera Utara Mutilasi Istri, Direbus dan Niat Memakannya?
-
Anggota TNI Terlibat Mutilasi di Papua, Jenderal Andika Perkasa Minta Dihukum Seumur Hidup
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka