SuaraBekaci.id - Band indie asal Norwegia Boy Pablo gagal konser di Jakarta. Rencananya Boy Pablo berencana menggelar tur di Asia termasuk di Jakarta.
Namun konser Boy Pablo di Jakarta batal disebabkan alasan kesehatan. Hal ini diungkap lewat akun Instagram @soypablo777 pada Jumat (11/11) lalu.
“Hai semuanya. Sangat sulit bagi saya untuk memposting ini. Dengan berat hati saya harus memberitahu kalian bahwa saya harus membatalkan tur Asia yang akan datang.”
“Tahun terakhir ini sangat sulit karena berbagai alasan, dan saya terus melakukannya sampai tubuh saya memaksa saya untuk berhenti musim panas lalu,” jelasnya.
Namun kekinian para penonton Boy Pablo dibuat cemas lantaran pihak promotor tidak memberikan informasi jelas terkait refund tiket.
Akun Instagram promotor konser Boy Pablo @kultvizion digeruduk para pembeli tiket yang sampai saat ini belum mendapatkan refund tiket.
Salah satu penonton yang sudah membeli tiket saat dihubungi Suara.com mengatakan bahwa ia tidak mendapatkan informasi jelas terkait refund tiket.
"Saat pembatalan tidak ada email dari pihak promotor ataupun agen penjualan tiket. Gue baru tahu ada pembatalan malah dari saudara kalo Boy Pablo tidak jadi konser di Jakarta," ucap AR.
Setelah itu AR mencoba untuk mencari informasi mengenai refund tiket, namun ia tak menemukan. Ia juga kesulitan untuk mencari informasi mengenai pihak promotor.
Baca Juga: Penyelenggara Diduga Kabur, Penonton Konser We All Are One K-Pop Ngamuk Minta Refund Tiket
AR akhirnya menemukan akun Instagram pihak promotor. Dari unggahan pihak promotor disebutkan bahwa refund tiket konser Boy Pablo berlangsung dari tanggal 11-14 November 2022.
"Cuma tiga hari dan gue gak dapat informasi apapun dari pihak promotor, gak ada email ataupun telepon. Pihak promotor kaya lepas tanggung jawab," jelasnya.
Keluhan dari AR rupanya sama dengan penonton lain. Sejumlah penonton konser Boy Pablo di unggahan akun Instagram pihak promotor menagih kejelasan soal refund tiket.
"banyak yang baru tau dan yakin masih banyak orang yg nntn boy pablo belom tau tentang refund process ini karena kalian hanya publicize ini di instagram dan gak info lewat email. jadi tolong bgt ulang refund process nya, banyak yang gatau ig kalian loh dan kalian cuman ngasih waktu refundnya pendek banget," keluh penonton lain di unggahan akun @kultvizion
Salah satu penonton bahkan menuliskan bahwa ia sudah beberapa kali mengirik direct message (DM) ke akun promotor namun tak mendapat respon.
"udah di dm tiap hari masa ga mau bales. ayolah profesional dikit, duitnya kaga dikit lohh," tulis penonton lainnya.
Berita Terkait
-
Masalah Kesehatan, Konser Boy Pablo Terpaksa Dibatalkan
-
Konser Boy Pablo di Jakarta Batal Digelar, Ini Alasannya
-
Konser Batal Lantaran Personil Terpapar Covid 19, Ini Pesan Haechan untuk Penggemar
-
Konser Batal, Raisa Minta Maaf Sambil Menangis
-
Konser Batal, Padahal Ari Lasso Sudah Suntik Vitamin dan Setop Merokok
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia