SuaraBekaci.id - Korban tabrak lari Muhammad Naufal Rahman yang juga anak dari anggota DPRD Kota Bekasi membuat laporan ke polisi terkait dugaan pengancaman yang diterima oleh terduga pelaku.
"Kemarin anak saya sudah melaporkan ke Polres Metro Bekasi SPKT untuk diterima di Reskrim karena ini ada unsur kesengajaan ada ancaman bahwa anak saya untung tidak di tembak hanya diserempet ini ada dua laporan di lalu lintas dan Direskrim," ucap Arif Rahman saat ditemui awak Media, Jum'at (18/11/2022).
Muhammad Naufal Rahman menjadi korban tabrak lari di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi. Naufal yang saat itu membonceng bibinya, adik dari Arif Rahman terjatuh karena sengaja ditabrak mobil pelaku.
Selain anaknya yang membuat laporan kembali, Arif mengungkap atas kejadian itu adiknya mengalami trauma, karena melihat melihat video kecelakaannya yang dialami.
"Jelas sekarang adik saya agak trauma ya karena melihat videonya juga dia jatuh sedemikian rupa," kata Arif.
Arif juga menyadari setelah peristiwa kecelakaan itu, anaknya mengalami perubahaan sikap.
"Anak saya sering bengong bahkan sering berfikir saya ingin di tembak ternyata," kata Arif.
Oleh karenanya anaknya membuat laporan kepada polisi atas dugaan pengacaman yang diterima pada Rabu 16 November 2022.
Laporan tersebut dimaksud Arif agar tidak ada lagi pengendara arogan di jalanan yang dapat membahayakan banyak orang.
"Ini saya rasa sudah luar biasa kalau dibiarkan akan ada koboy-koboy lain di kota Bekasi atau di tanah air kita," kata Arif
Diketahui sebelumnya, setelah melakukan tabrak lari, terduga pelaku membuat akun instagram baru untuk memberi pesan kepada anaknya.
Terduga pelaku menuliskan beruntung korban hanya diserempet, ia bahkan menuliskan ingin menembak korban.
"Jadi ada niat disitu untuk menembak, dia bilang ‘untung saya ga tembak, mas cuman saya serempet’," kata Arif.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Pelaku Tabrak Lari Ancam Tembak Anak Anggota DPRD Kota Bekasi, Melas Terlilit Utang Kini Jessica Iskandar Dihujat
-
Pelaku Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Kota Bekasi DM Korban: Untung Gak Saya Tembak, Mas!
-
Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Tanpa Identitas Tergeletak Bersimbah Darah Di Jalan Jambe Jakarta Utara
-
Kronologi Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Jadi Korban Tabrak Lari di Harapan Indah
-
Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Jadi Korban Tabrak Lari, Polisi: Pelaku Dua Kali Coba Tabrak Korban
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
Terkini
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta
-
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Satu Orang Ditangkap?
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea
-
Uang Umrah Rp12 Miliar Raib, Dirut Hanania Group Resmi Ditahan