SuaraBekaci.id - Pelatih sepatu roda Kabupaten Bekasi Yadie Heryadie mengaku puas dengan hasil dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 di Sirkuit Sepatu Roda Delta Mas Kabupaten Bekasi, Minggu (13/11/2022).
Apalagi kata Yadie, seluruh medali nomor marathon mampu diboyong atlet Kabupaten Bekasi.
"Alhamdulilah atlet kita bisa meraih semua medali nomor marathon. Saya ucapkan terima kasih ketua cabang olahraga sepatu roda, pengurus, dan KONI Kabupaten Bekasi yang selama ini memperhatikan dan terus membina atlet kita sehingga mampu mendapatkan hasil terbaik," katanya.
Dia mengatakan kejutan besar terjadi di nomor marathon putri 42 kilometer sebab tiga atlet Kabupaten Bekasi mampu menyelesaikan pertandingan di urutan pertama hingga ketiga. Praktis tiga medali ini milik Kabupaten Bekasi.
Salmah Niluh menjadi peraih medali emas di nomor marathon putri 42 kilometer, disusul Alda di posisi kedua, serta Fatya Luh Nik di tempat ketiga atau perunggu.
Di nomor klasik slalom putri, Fahra Azqyanka berhasil mengamankan medali emas untuk Kabupaten Bekasi. Sedangkan di nomor klasik slalom putra, Muhammad Azka Alfatthul Ichsan mendapatkan medali perak, disusul Muhammad Arva Al Barreeq yang meraih perunggu.
Yadie mengaku atlet sepatu roda Kabupaten Bekasi masih memiliki banyak peluang untuk menambah pundi-pundi medali di sejumlah nomor pertandingan asalkan mampu menjaga semangat dan mentalitas juara.
"Mohon terus doa dan dukungan agar atlet-atlet kami bisa memberikan yang terbaik untuk kontingen Kabupaten Bekasi," ucapnya.
Ketua Perserosi Kabupaten Bekasi Hilaludin Yusri mengapresiasi hasil perjuangan atlet dan pelatih pada laga hari ini namun juga sedikit kecewa pada hasil penilaian di nomor klasik slalom yang dianggap merugikan atletnya.
Baca Juga: Luis Milla Bakal Evaluasi Persib Usai Laga Kontra Bekasi City
"Secara keseluruhan hasil pertandingan siang ini saya sangat mengapresiasi. Sedikit kecewa dengan hasil penilaian pertandingan nomor klasik slalom. Seharusnya kita bisa dapat tiga emas namun hanya satu emas, satu perak, dan satu perunggu saja," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea
-
Uang Umrah Rp12 Miliar Raib, Dirut Hanania Group Resmi Ditahan
-
BPS Catat Deflasi Emas Perhiasan, Kabar Gembira bagi Anda yang Ingin Investasi
-
41 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta
-
Pasutri Pemilik Wedding Organizer Diduga Tipu Calon Pengantin Lewat Promo