SuaraBekaci.id - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki sebelumnya akan melarang kegiatan konser musik outdoor berskala besar yang ada di Kota Bekasi.
Kombes Hengki menegaskan bahwa ia tidak akan memberikan izin jika ada acara konser musik yang diadakan di area outdoor.
"Kita akan larang jika kegiatan itu digelar di lapangan terbuka, kita tidak ada izinkan," ucap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki saat kepada awak media, Selasa (01/11/2022).
Namun omongan Kombes Hengki pada awal pekan ini ternyata bak angin lalu. Konser musik outdoor di Kota Bekasi pada akhir pekan ini, Sabtu (5/11) tetap digelar.
Pantauan SuaraBekaci.id acara musik yang digelar hari ini dan besok (6/11) tetap diselenggarakan, di parking ground Sumarecon Mall Bekasi.
Ribuan orang yang sudah membeli tiket tetap di perbolehkan masuk ke venue acara outdoor. Panitia acara tidak menyediakan tiket secara on the spot (OTS).
Penonton yang sudah membeli tiket via online tinggal menukar bukti pembelian agar mendapat gelang untuk bisa masuk ke venue.
Pantauan SuaraBekaci.id, pengujung yang hadir sudah mengantri sejak siang, dan diperbolehkan masuk oleh panitia penyelenggara sekitar pukul 13.00 WIB.
Rencananya kapolres Metro Bekasi Kota Kombes pol Hengki yang akan memimpin kegiatan apel pengamanan kegiatan festival music tahunan "SOUNDFEST".
Baca Juga: Ini Pertimbangan Polres Garut Larang Gelar Konser Musik di Malam Hari
Namun Kombes Hengki berhalangan dan digantikan oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama.
Rama mengungkap dalam giat pengamanan acara musik kali ini diterjunkan hampir 800 personel gabungan.
"Hari ini kami personel gabungan, ada TNI, Polri, Dishub, Satpol PP dan pengamanan internal hampir 800 personel untuk pengamanan kegiatan ini," ucap Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama.
Menurut AKBP Rama Samtama, acara yang berlangsung dua hari ini diperkirakan akan dipadati oleh 15 ribu pengunjung. Nantinya per hari dibagi menjadi 7500-8000 pengunjung yang boleh masuk ke venue.
"Karena penonton diperkirakan hampir 15 ribu orang untuk dua hari, jadi per harinya 7.500-8.000 orang," kata Rama.
Rama juga mengungkap bila mana terjadi kericuhan di hari pertama makan untuk hari selanjutnya akan diberhentikan.
Berita Terkait
-
Ini Pertimbangan Polres Garut Larang Gelar Konser Musik di Malam Hari
-
Izin Konser Musik Masih Ketat, Kapolrestabes Bandung: Dewa 19 Juga Saya tidak Izinkan
-
Kisruh Konser Musik Berdendang Bergoyang Naik Tahap Penyidikan
-
Lesti Kejora Siap Manggung Di Konser Musik Setelah Abaikan Kasus KDRT, Warganet: Katanya Setelah Dicekik, Cengkok Suaranya Makin Bagus
-
Khawatir Rumput Stadion Bukit Jalil untuk Piala AFF 2022 Rusak karena Konser Musik, Ini Upaya dari Pihak Malaysia
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei