SuaraBekaci.id - Pasangan suami istri di Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Riau, Hendra (47) dan Susiani keji membunuh orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Aksi keji pasangan suami istri ini demi bisa mendapat klaim asuransi jiwa senilai Rp150 juta. Aksi keji pasangan suami istri ini akhirnya berhasil diungkap Polsek Pinggir, Riau.
Sebelumnya, seorang ODGJ ditemukan hangus di dalam mobil pikap yang terbakar di pinggir jalan Aripin, Desa Tasik Serai Timur, Bengkalis.
Awalnya ODGJ yang terbakar hangus ini diakui oleh Susiani sebagai suaminya, Hendra. Namun justru Hendra yang dengan keji membakar korban ODGJ di dalam mobil pikap tersebut.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Pinggir, Gogot Ristanto, uang asuransi jiwa tersebut nantinya akan digunakan oleh pasangan suami istri itu untuk melunasi utang.
“Uang tersebut akan digunakan membayar utang piutang,” kata Gogot dikutip dari SuaraRiau.id
Kecurigaan polisi terhadap terbakarnya seseorang yang diklaim sebagai Hendra itu berawal dari keengganan sang istri, Susiani menolak untuk jasad di autopsi.
"Sejak awal penyidik sudah curiga karena istri korban menolak untuk autopsi. Kami kemudian kumpulkan saksi-saksi dan alat bukti," ungkap Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko.
Penolakan dari Susiani ini membuat polisi langsung bergerak cepat menyelidiki kasus kematian tersebut.
Baca Juga: Aniaya Orang Tua Sendiri, ODGJ ini diamankan Pihak Kepolisian Grobogan
Dari hasil investigasi terkuak bahwa mobil dan korban sengaja dibakar. Dari laporan awal ini, polisi kemudian mendapati bahwa ponsel milik Hendra ternyata masih aktif namun sudah berganti nomor.
Ponsel Hendra aktif di wilayah Siak Hulu, Kampar. Polisi pun memburu orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran mobil pikap tersebut.
Saat di Siak, terungkap bahwa Hendra yang sebelumnya diklaim sang istri tewas terbakar ternyata masih hidup.
Hendra pun dibawa ke Polres Bengkalis untuk pemeriksaan. Dari penyelidikan terungkap bahwa korban yang tewas terbakar di mobil pikap itu ternyata seorang ODGJ.
Hendra yang menjadi eksekutor untuk habisi ODGJ malang tersebut. Setelah membunuh, jasad ODGJ itu kemudian dibakar bersama mobil pikap.
"Lalu kami tanya siapa korban, ternyata korban adalah ODGJ yang biasa di Jalan Hang Tuah Duri. Dia jemput, dibawa dan dihabisi baru dibakar," ungkap AKBP Indra Wijatmiko.
Berita Terkait
-
Aniaya Orang Tua Sendiri, ODGJ ini diamankan Pihak Kepolisian Grobogan
-
Aksi Pasutri Bakar ODGJ Demi Duit Asuransi: Lebih Gila dari Orang Gila, Setan Mulai Tersaingi
-
Demi Cairkan Asuransi Rp150 Juta, Seorang Pria Rekayasa Kematiannya dengan Membakar ODGJ
-
8 Fakta Kasus Ayah Bunuh Anak di Depok Hingga Dipecat dari Pegawai Pemkab Bogor
-
Sadisnya Hendra dan Susiani, Bakar ODGJ Demi Klaim Asuransi Jiwa untuk Bayar Utang
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar