SuaraBekaci.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan bahwa pembayaran ketersediaan layanan (availability payment/AP) yang diberikan pemerintah kepada proyek pengembangan Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi, Jawa Barat, mencapai Rp341 miliar per tahun.
"Proyek BPLJSKB Bekasi ada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan nilai proyek Rp1,74 triliun. dengan Internal Rate of Return (IRR) pada level 11 persen," ungkap Sri Mulyani mengutip dari Antara.
Sri Mulyani berharap pelaksanaan proyek tersebut bisa bermanfaat bagi perekonomian nasional dan perekonomian di Bekasi yang menjadi lokasi proyek.
Selain itu, proyek BPLJSKB Bekasi juga diharapkan bisa meningkatkan aktivitas dalam mendukung industri otomotif Indonesia agar mampu menembus pasar internasional dan memberikan jaminan keselamatan di dalam negeri, dengan standar-standar otomotif yang memang sudah dibakukan baik pada level regional, ASEAN maupun internasional.
Sri Mulyani mengaku senang lantaran proyek itu tidak hanya sekedar membangun proyek, namun turut membangun sebuah sistem untuk menjadi salah satu ikon yang akan mampu mendukung industri otomotif semakin kompetitif dan dikenal di seluruh dunia.
Sekedar informasi, Availability payment adalah pembayaran secara berkala oleh Menteri/Kepala Lembaga kepada Badan Usaha Pelaksana atas tersedianya layanan infrastruktur yang sesuai dengan kualitas dan/atau kriteria sebagaimana ditentukan dalam perjanjian kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) pun diharapkan tetap menjaga agar seluruh penjaminan dan seluruh proyek tersebut berjalan sesuai jadwal serta tata kelola yang baik, sehingga pada akhirnya bisa diselesaikan dalam kurun waktu dua tahun, yaitu pada 2024.
Berita Terkait
-
Sri Mulyani Sampaikan Ancaman Resesi di 2023 Mendatang
-
Sri Mulyani: Pengembangan Industri Otomotif Tak Hanya Bangun Pabrik
-
Sri Mulyani Sebut Ada 25 Proyek Infrastruktur yang Tak Gunakan APBN Murni
-
Sri Mulyani Kasih Sinyal Tarif Cukai Bakal Naik di 2023
-
Sri Mulyani: Ekonomi Global Sedang Dapat Tekanan Bertubi-tubi, RI Kena Imbasnya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi