SuaraBekaci.id - Polemik adanya dugaan korupsi Formula E terus menuai sorotan publik. Nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun jadi masuk pusaran dugaan kasus tersebut.
Namun meski dianggap terkait dengan dugaan korupsi Formula E, survei yang dilakukan oleh Populi Center menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta tak percaya Anies terlibat dalam dugaan kasus tersebut.
Dalam survei tersebut, sebanyak 48,7 persen masyarakat di DKI Jakarta menilai tidak percaya bahwa Anies Baswedan terlibat kasus Formula E.
“Masyarakat umumnya juga tidak percaya jika Anies Baswedan terlibat korupsi Formula E,” ucap Peneliti Populi Center Dimas Ramadhani mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Sedangkan yang percaya Anies Baswedan diduga terlibat dalam dugaan kasus korupsi Formula E sebesar 14,3 persen masyarakat.
Sementara, sebesar 33,7 persen masyarakat tidak mengetahui isu tersebut dan 3,3 persen responden yang menolak menjawab.
Berkaita dengan isu dugaan korupsi Formula E tersebut, masyarakat Jakarta relatif terbelah.
Ada 22,8 persen masyarakat menilai terdapat unsur korupsi dalam kasus Formula E, sedangkan 28,7 persen menilai tidak ada korupsi.
“Sebesar 44,2 persen tidak mengetahui isu tersebut dan 4,3 persen menolak menjawab,” ungkap Dimas.
Baca Juga: Heboh Video Uskup se-Jabodetabek Deklarasi Dukung Anies Capres, Keuskupan Jakarta Pastikan Hoaks
Survei dilakukan terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Heboh Video Uskup se-Jabodetabek Deklarasi Dukung Anies Capres, Keuskupan Jakarta Pastikan Hoaks
-
Survei: Elektabilitas Ganjar dan Anies Sebagai Bakal Capres Naik Signifikan
-
Penjabat Gubernur DKI: Rumah Pompa Penting untuk Atasi Banjir Mampang Prapatan
-
Pemprov DKI Libatkan PKK dan Posyandu Edukasi Pencegahan Gagal Ginjal Akut Anak
-
Heboh Video Keuskupan Agung Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden, Benarkah?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan