SuaraBekaci.id - Wanda Hamidah saat ini menjadi anggota baru partai Golkar. Perempuan 45 tahun tersebut diperkenalkan sebagai anggota baru pada HUT ke-58 Partai Golkar di JIExpo Kemayoran, Kamis (20/10).
Wanda yang sebelumnya bergabung di Partai Nasdem ini kemudian mengatakan soal alasannya pindah ke Golkar. Ditegaskan oleh Wanda bahwa ia ingin bergabung ke partai yang dekat dengan rakyat, bukan partai yang mendzalimi rakyat.
Ditegaskan oleh Wanda bahwa partai Golkar merupakan partai yang memperjuangkan keadilan rakyat sebagai visi misi.
“Saya ingin berada di dalam partai yang wakil rakyatnya, baik di eksekutif maupun legislatif menyejahterakan rakyatnya, bukan menyengsarakan rakyatnya,” ujarnya mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Wanda lalu menyebut bahwa keputusan untuk pindah dari Nasdem ke Golkar melalui pertimbangan yang panjang dan matang.
Dari proses perenungan dan melihat berbagai pertimbangan inilah, Wanda akhirnya menerima pinangan partai berlambang pohon beringin dan bergabung menjadi kader Golkar di DPD DKI Jakarta.
“Semoga Golkar, benar-benar menjadi corong rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat di atas kepentingan yang lain,” ungkap Wanda Hamidah.
Ia pun berharap dengan bergabung dirinya ke partai Golkar, ada harapan baru untuk partai berlogo pohon beringin tersebut.
"Selamat ulang tahun untuk partai Golkar yang ke-58, Golkar menang, rakyat sejahtera,” ujarnya.
Baca Juga: Pindah ke Golkar, Pengakuan Menohok Wanda Hamidah: Ogah di Partai yang Menyengsarakan Rakyat
Peresmian bergabungnya Wanda Hamidah dilakukan dengan proses penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) oleh Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar.
Selain diberi KTA, Wanda juga diberi jaket Golkar disaksikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurul Arifin.
Berita Terkait
-
Pindah ke Golkar, Pengakuan Menohok Wanda Hamidah: Ogah di Partai yang Menyengsarakan Rakyat
-
Kini Gabung Golkar, Wanda Hamidah Blak-blakan: Saya Ingin di Partai yang Wakil Rakyatnya Bukan Menyengsarakan Rakyat
-
Airlangga Mau Beri Golkar Kado Manis Menang Pemilu 2024, Begini Caranya
-
Airlangga: Kalau Golkar Disetarakan dengan Startup, Usia 58 Sudah Mencapai Hectocorn
-
Timbang Menimbang Soal Sinyal Ridwan Kamil Gabung Golkar: InsyaAllah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?