SuaraBekaci.id - Viral sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tawuran yang dilakukan remaja Bekasi.
Aksi tawuran yang terekam kamera CCTV tersebut menurut informasi terjadi di Gang Sejahtera, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Dalam video yang beredar luas di laman media sosial tersebut, terlihat remaja tanggung saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam.
Ada sekitar lebih dari 5 remaja yang terlibat tawuran tersebut. Dalam video terlihat, salah satu pelaku tawuran sempat terjatuh dan menjadi bulan-bulanan kelompok lainnya.
Menyikapi aksi tawuran remaja yang terekam kamera CCTV tersebut, pihak Polres Metro Bekasi langsung ke lokasi tawuran.
Mengutip dari akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com, tawuran remaja itu terjadi pada Minggu (16/10) pukul 03:00 pagi.
Menurut Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion, masalah tawuran yang masih jadi momok di Bekasi harus dipecahkan akar masalahnya.
“Kedatangan saya di TKP (tawuran) tersebut merupakan tugas pokok dan tanggung jawab seorang penegak hukum. Dari sana di cari akar permasalahan untuk kemudian ditemukan rumusnya dan diselesaikan dengan tuntas,” kata Kombes Gidion.
Dari rekaman CCTV, anjut Gidion, pihak kepolisian akhirnya mengungkap para pelaku tawuran tersebut yang kesemua nya masih berusia remaja.
Baca Juga: Tawuran Remaja di Deli Serdang Makan Korban Jiwa, Seorang Pelajar Tewas Dibacok
Menurutnya, ada lima orang remaja yang sedangan dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Babelan. Dua orang korban luka-luka saat ini sudah menjalani perawatan medis di RSUD Bekasi.
“Saya juga berkesempatan mengunjungi rumah orang tua/keluarga yang terlibat tawuran,” ucap Kombes Gidion.
Tag
Berita Terkait
-
Tawuran Remaja di Deli Serdang Makan Korban Jiwa, Seorang Pelajar Tewas Dibacok
-
Tawuran Sadis di Deli Serdang, Remaja Tewas Bersimbah Darah dengan Badan Penuh Luka Bacok
-
Polisi Tangkap 6 Remaja Yang Hendak Tawuran di Larangan
-
Konvoi Tenteng Sajam buat Tawuran dengan SMK Karya Guna, 2 Pelajar SMKN 34 Jakpus Dicokok Polisi di Pancoran
-
Terjebak di Antara Tawuran Pelajar, Ibu Pedagang Sayur di Ciputat Kena Bacok Samurai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka