SuaraBekaci.id - Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan sebanyak 3.200 petugas gabungan Polri, TNI serta Satuan Polisi Pamong Praja guna mengamankan unjuk rasa pada sejumlah lokasi di daerah ini.
"3.200 personel gabungan mulai dari TNI, Polri, serta Satpol PP disiapkan untuk beberapa titik lokasi aksi penyampaian pendapat hari ini," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di Jakarta, hari ini.
Komarudin mengatakan Rabu ini ada beberapa titik unjuk rasa yakni di Dewan Perwakilan Rakyat, Balai Kota DKI Jakarta, namun terkait dengan Bahan Bakar Minyak hanya ada di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat.
Ia menyebutkan aksi penyampaian pendapat ini dilakukan oleh buruh untuk menyampaikan pendapat atas kenaikan BBM di Patung Kuda.
Komarudin menyarankan penyampaian aspirasi di wilayah Patung Kuda agar dilakukan di Pintu Barat Daya Monas.
"Sebaiknya sampaikan di Pintu Barat Daya Monas agar tidak ada penutupan ruas jalan," katanya.
Komarudin melanjutkan, namun jika masyarakat tidak berkenan di lokasi tersebut, maka pilihannya di depan Gedung Sapta Pesona sehingga tak bisa dihindari adanya pengalihan arus lalu lintas.
"Kita alihkan arus lalu lintas dari arah Istana dan Merdeka Barat akan ditutup untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," ucapnya.
Penutupan Jalan Merdeka Barat akan dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan dan Merdeka Selatan serta beberapa ruas jalan lainnya.
Baca Juga: Demo Tuntut Pecat dan Tangkap Mafia Proyek di Kementerian Perhubungan
Kemudian, terkait dengan penutupan atau pengalihan arus lalu lintas, saat ini belum dilakukan penutupan.
Komarudin mengimbau untuk pengunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib dan menjauhi sikap anarkis.
"Hak menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara dan dilindungi undang-undang, namun tentunya harus memperhatikan kepentingan masyarakat yang lain," katanya.
Ia juga berharap para pengunjuk rasa untuk tidak mudah terprovokasi.
"Saya imbau silahkan sampaikan aspirasi dengan tertib, aman dan patuhi aturan perundang-undangan yang berlaku dan semoga aktivitas masyarakat yang lain dapat berjalan dengan lancar," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Purbaya Kembali Singgung Aksi Demonstrasi Tahun Lalu: Lebih Baik Kerja Dibanding Demo
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Bacakan Nota Pembelaan, Terdakwa Demonstrasi Agustus Dapat Siksaan saat Ditangkap
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Ahli Perbankan: NCD Terbit Setelah Dana Masuk ke Bank
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi