SuaraBekaci.id - Aksi pelecehan seksual yang menyasar korban anak di bawah umur terjadi di Karawang, Jawa Barat. Pelecehan seksual ini menurut informasi terjadi di perempatan lampu merah Pemda Karawang, Jln Jendera Ahmad Yani Nagasari, Karawang Barat.
Seorang siswi 12 tahun menjadi korban pelecehan seksual usai pulang dari latihan atletik. Peristiwa yang dialami korban ini terjadi pada sore hari 10 Oktober 2022.
Dari kronologis kejadian seperti dilihat dari unggahan akun Instagram @infokrw, berawal saat seorang bapak-bapak diduga pelaku dengan ciri-ciri berbadan gemuk menghampiri korban.
Pelalu kemudian menyapa korban, pelaku kemudian bertanya dari mana dan mau ke mana kepada korban. Tak berhenti di situ, terduga pelaku kemudian dengan pandangan liar menepuk bagian tubuh belakang korban.
Tak hanya menepuk bagian tubuh belakang korban, pelaku juga mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh.
Mendapat perlakuan seperti itu, korban berusaha untuk meminta tolong namun tak ada satupun orang yang mau menolong.
"Korban sudah teriak, tapi ga ada seorang pun yang nolong karena lampu sudah ijo, orang-orang malah klakson suruh jalan," tulis caption pada video tersebut.
"Korban pulang ke rumah dalam keadaan takut dan trauma. Takut ketemu bapak itu lagi kalo berangkat latihan,"
Dalam video yang beredar, tampak korban sangat trauma dengan kejadian yang ia alami. Ia terus menangis sesegukan menceritakan peristiwa yang dialaminya.
Baca Juga: Gawat, Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Sekadau Meningkat hingga 30 Persen
Publik pun berharap bahwa kejadian ini bisa diusut tuntas oleh pihak kepolisian.
"Kesadaran orang disekitar lokasi kejadian masih kurang peduli. Miris," tulis salah satu netizen.
"Miris bgt org2 jaman skrg pada ga ada empati nya sm keadaan sekitar nya,sabar ya de," sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Gawat, Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Sekadau Meningkat hingga 30 Persen
-
Kata Polisi Pelaku Pelecehan Seksual Bukan Pimpinan Ponpes di Bontang, Siapa?
-
Dugaan Pelecehan Seksual, Ponpes di Bontang Lestari Ternyata Tak Berizin: Kami akan Laporkan
-
Dugaan Pelecehan Seksual Penumpang Perempuan di Bus Trans Banyumas, Ini Penjelasan Direktur PT Trans Banyumas Raya
-
Pelecehan Seksual di Trans Banyumas Terekam CCTV, Sopir Gercep Turunkan Pelaku
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan