SuaraBekaci.id - Video amatir sekelompok Pelajar yang sedang melakukan aksi tawuran di Jalan Raya Cikunir sempat mengegerkan warga Bekasi, dalam video tersebut ternyata terjadi pada 25 Juli 2022. Namun, video tersebut viral di media sosial pada 7 Oktober 2022,
Semenjak video tersebut viral dan meresahkan warga Bekasi, Kepolisian Metro Bekasi Kota berhasil meringkus keenam pelaku dalam video tersebut.
Namun keenam pelaku tersebut kemudian dikembalikan ke orang tua masing-masing. Pihak kepolisian menganggap aksi mereka belum sampai mengarah ke tindakan kriminalitas yang memakan korban jiwa.
Pantauan SuaraBekaci.id dari keenam pelaku pada hari ini Senin, (10/10/2022) dihadirikan di Polres Metro Bekasi Kota untuk meminta maaf kepada publik dan orang tua mereka.
"Kita tidak melepas, karena tidak ada korban ya, hukum itu kan enggak harus memenjarakan seseorang, ada langkah-langkah pembinaan terhadap masyarakat," ucap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki
Hengki juga berencana menjadikan keenam pelaku tersebut menjadi duta anti tawuran di Bekasi, agar mereka tidak mengulangi kejadian tersebut kembali.
"Kenapa saya punya keinginan dia menjadi duta? karena dia sudah mengalami sendiri, dia punya pemikiran sendiri apa yang dia rasakan, kenapa dia mau begitu, kan dia ingin eksis, ingin diakui orang yang kuat yang menurut dia itu benar, padahal itu keliru," ujarnya.
Rencana tersebut akan di koordinasikan dengan Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, saat adanya kegiatan Deklarasi anti tawuran pelajar se-Kota Bekasi.
"Terutama adik kita tadi tujuannya adalah akan kita jadikan (duta anti) tawuran tadi, yang akan saya tindak lanjuti bersama bapak Wali Kota, nanti deklarasi anti tawuran se Kota Bekasi," kata Kombes Hengki.
Baca Juga: Sumsel Sepekan: Petani di Sumsel Kesulitan BBM, Tawuran Remaja Bawa Sajam di Palembang
Pengakuan pelaku tawuran
Salah satu dari enam pelaku saat di hadiri di Polres Metro Bekasi Kota, mengaku bahwa tindakan yang dia lalukan hanya untuk mencari jati diri.
"Ingin mencari jati diri saja, supaya disegani orang-orang," ucap salah satu pelaku.
Para pelaku juga mengaku tidak melakukan tindak kekerasan kepada lawannya, hanya saja merusak kendaraan pelaku.
"Iya motor doang, tidak ada korban jiwa. Motor saja yang menjadi korban," ucapnya
Pelaku juga membeberkan alasannya melakukan hal karena kesal ditantang oleh sekolah lawannya. "Ditantang sama sekolah lain," tambanya.
Berita Terkait
-
Sumsel Sepekan: Petani di Sumsel Kesulitan BBM, Tawuran Remaja Bawa Sajam di Palembang
-
Terpopuler: Rizky Billar Bantah Ada KDRT, Lesti Pilih Berangkat Umroh, Video Lama Remaja Tawuran di Bekasi
-
Bekasi Rawan Tawuran, Kapolda: Sikat Penjahat, Gak Ada Kompromi!
-
Beredar Video Lama Remaja Tawuran di Pinggir Tol Cikunir Bekasi, Polisi Tangkap 5 Pelaku
-
Niat Tawuran, Sejumlah Pelajar Lampung Ditangkap & Motor Bodong Disita
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan