SuaraBekaci.id - Tingkat kriminalitas di Kota Bekasi beberapa pekan terakhir ini jadi sorotan publik. Menyikapi hal tersebut, tim presisi Polres Metro Bekasi Kota melakukan pemetaan kawasan rawan tindak kriminalitas mulai dari tawuran hingga aksi begal.
Menurut kepala tim presisi Polres Metro Bekasi Kota, Ipda Iswahyudi, di sejumlah wilayah memang rawan tindak kriminalitas mulai dari aksi begal hingga tawuran remaja.
Titik yang menjadi daerah rawan kriminalitas di kota Bekasi diantaranya, Jalan Sultan Agung dan Bintara 1, Bekasi Barat. Lalu di wilayah Kodau Jatisampurna dan juga wilayah Cikunir, Bekasi Selatan.
Selain itu mengutip dari Bekasi24Jam--jaringan Suara.com, daerah lain yang juga rawan tindak kejahatan ialah kawasan Mustikajaya dan Bantergebang.
Dua daerah ini juga kerap dilaporkan warga karena sering terjadi aksi kejahatan.
Sementara itu untuk kawasan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, cegah meningkatnya tingkat kejahatan, Polres Metro Bekasi pada Minggu (9/10) melakukan patroli di sejumlah titik. Dari hasil patroli dinihari tadi, lima remaja ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam.
Dari unggahan akun Humas Polres Metro Bekasi, tiga remaja berhasil ditangkap saat membawa senjata tajam di wilayah Jalan Raya Kampung Pulo Kecil, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Lalu masih di hari yang sama, dua remaja lainnya juga ditangkap membawa senjata tajam di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Unggahan ini pun membuat publik meminta pihak kepolisian Metro Bekasi untuk lebih giat melaksanakan patroli pada dinihari untuk cegah aksi tawuran ataupun begal.
Baca Juga: Gencar Lakukan Operasi Pasar, Pedagang, PKL dan Kowarteg di Bekasi Beri Dukungan ke Ganjar
"Mantap pak polisi,tangkap kasih hukuman biar jera tuman buat resah warga," tulis salah satu netizen.
"Jalur Jagawana Pak Tngah Mlm juga Rawan," timpal akun lainnya.
Aksi kriminalitas di wilayah Bekasi dalam beberapa pekan terakhir memang jadi sorotan banyak pihak. Di wilayah Kabupaten Bekasi, beberapa kali terjadi aksi begal yang menyasar korban pada waktu dinihari.
Sementara itu, Polda Metro Jaya menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan frekuensi patroli malam di wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai upaya mencegah terjadinya aksi kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Mulai Jumat malam ini saya sudah memerintahkan jajaran untuk lebih meningkatkan frekuensi patroli," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengutip dari Antara.
Berita Terkait
-
BMKG: Gempa 5,3 M di Banten Tergolong Gempa Dangkal, Penyebabnya Karena Ini
-
Janji Waria di Bekasi yang Berujung Maut, Pelaku Dijerat dengan Pasal Pembunuhan Berencana
-
Remaja Bergentayangan Bawa Sajam Masih Jadi Momok di Bekasi, 5 Orang Berhasil Ditangkap
-
Termasuk Bekasi, Berikut 21 Wilayah di Jabar Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada Hari Ini
-
Terpopuler: Rizky Billar Bantah Ada KDRT, Lesti Pilih Berangkat Umroh, Video Lama Remaja Tawuran di Bekasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah