SuaraBekaci.id - Forum Religion of Twenty (R20) merupakan forum pertemuan tokoh-tokoh agama dunia. Forum ini diinisiasi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan diketuai secara bersama dengan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia Mohammad Al-Issa dari Arab Saudi.
R20 secara resmi telah menjadi bagian dari forum G20 sebagai engagement group. Hal ini disambut baik pemerintah Indonesia sebagai pemegang presidensi G20.
“Alhamdulillah Presiden sangat menyambut baik. Khusus untuk R20, Presiden sudah memastikan bahwa beliau akan hadir memberikan arahan dan membuka secara resmi forum R20,” tutur Gus Yahya di Istana Negara setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, beberapa waktu yang lalu.
Respons positif dari pemerintah juga ditegaskan oleh Ubaedillah, panitia pelaksana R20. Forum yang diselenggarakan secara bersama oleh PBNU dan Liga Muslim Dunia itu juga akan menjadi bagian penting dalam presidensi G20 Indonesia.
“Inisiasi Gus Yahya ini perlu menjadi catatan sejarah dalam perjalanan G20. Akhirnya menjadi diterima Bapak Presiden. Saya pikir respons presiden begitu baik, beliau mendukung R20 menjadi engagement dalam perhelatan G20, menjadi event penting dalam G20,” kata Ubaedillah, Minggu (2/10/2022).
Ubaedillah menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia juga mendukung kegiatan ini dengan baik. Sebab, bagaimanapun, kelancaran dan kesuksesan R20 merupakan bagian dari kesuksesan penyelenggaraan G20.
“Karena memang R20 bagian penting dari G20, suksesnya R20 merupakan sukses Republik Indonesia sebagai Presidensi G20. Pemerintah luar biasa memberikan support apalagi yang hadir ini tokoh-tokoh agama yang juga penting,” katanya.
Apalagi sebagian besar para pembicara, pimpinan agama, dan tokoh agama yang berpartisipasi berasal dari anggota G20. Karenanya, forum R20 merupakan perhelatan yang penting bagi Indonesia, pemegang presidensi G20 sekaligus negara dengan populasi Muslim terbesar.
Ubaedillah juga menyampaikan bahwa kehadiran tokoh-tokoh agama terkemuka membuat penyediaan fasilitas dan keamanan sekelas tamu negara.
Baca Juga: PBNU Yakin Tim Pencari Fakta Kasus Stadion Kanjuruhan Bisa Bekerja dengan Baik
“Segala yang berkaitan fasilitas dan keamanan juga kelasnya bukan kelas kecil-kecilan, fasilitas dan keamanan sama dengan menyambut tamu kenegaraan. Sukses R20 merupakan bagian daripada sukses presidensi G20,” ujarnya.
Agar Agama Tak Lagi di Pinggiran
R20 diinisiasi Gus Yahya untuk menegaskan bahwa agama memiliki peranan penting sebagai solusi atas berbagai macam problem dunia. Agama bukanlah hal pinggiran yang hanya menjadi legitimasi atau stempel saja. Lebih dari itu, agama juga memiliki pengaruh dalam dunia politik hingga ekonomi.
“Agama tidak hanya menjadi legitimasi bagi program-program pembangunan. Sudah saatnya agama tidak dipinggirkan atau sekadar jadi stempel, tetapi bagaimana agama, nilai-nilai keadilan, kemanusiaan bisa berperan ataupun memengaruhi kebijakan politik, ekonomi,” katanya.
Dalam dialog di Forum Merdeka Barat 9 pada Jumat (30/9/2022), Gus Yahya juga menyampaikan bahwa R20 akan menghadirkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, untuk menyampaikan peranan nilai-nilai agama dalam perekonomian di Indonesia.
Forum R20 ini akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 2-3 November 2022. Para peserta juga akan diajak untuk melihat secara langsung praktik hidup berdampingan secara damai di Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 4-6 November 2022.
Berita Terkait
-
Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram
-
Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
-
5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik
-
PKB Buka Suara Soal Isu Intervensi 'Paket Titipan' di Muktamar NU
-
Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?