SuaraBekaci.id - Fenomena tawuran di Kota Bekasi masih jadi momok. Belakangan aksi tawuran kembali marak dan memakan korban jiwa. Aksi para gerombolan pelajar ini kini berubah jadi komplotan gangster yang makin membuat resah warga Kota Bekasi.
Sepanjang September 2022, aksi tawuran terjadi di sejumlah titik di Kota Bekasi dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Seperti yang dialami oleh MRA. Pemuda 19 tahun ini menjadi korban tewas saat pecah tawuran yang melibatkan dua kelompok di jalan Kasuari Kayuringin Jaya, Kota Bekasi pada September 2022.
Tawuran yang terjadi di jalan Kasuari Kayuringin Jaya ini melibatkan dua kelompok yang bernama Warte dan RMVZ. Menurut Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra, aksi tawuran saat itu terjadi sekitar pukul 23:30 WIB.
Pihak Polres Metro Bekasi Kota sendiri berhasil menangkap 22 anak usia pelajar di aksi tawuran tersebut.
Rama menjelaskan awal mula tawuran terjadi karena salah satu dari kelompok tersebut melakukan live Instagram, dari hal tersebut mereka bertemu dilokasi yang mana kemudian melakukan bentrokan.
Ketika di lokasi kejadian MRA (19) sedang duduk dikendaraan yang dia tumpangi bersama ketiga temannya, saat itu kelompok Geng WARTE menyerang menggunakan senjata tajam yang mengenai korban.
"Saat itu korban berboncengan empat orang, kebetulan korban di belakang kena sabet tapi masih coba melarikan diri dari kelompok pelaku," ucap Rama.
Melihat MRA mendapat sabetan senjata tajam dari kelompok lawan. Rekan korban langsung membawa ke rumah sakit. Namun korban tidak bisa diselamatkan meskipun dirinya sempat mengeluh kesakitan untuk terakhir kalinya kepada teman yang mengantarnya.
"Bicara kepada temen yang berboncengan dengannya, kemudian bertukar posisi dan dibawa ke rumah sakit tetapi tidak tertolong meninggal dunia," kata Rama.
Baca Juga: Tawuran di Belakang Kantor Walkot Jaksel, 10 ABG Dibekuk, 4 di Antaranya Pelajar Berstatus DO
Aksi tawuran juga terjadi pada September 2022 di Jalan Mawar, Pedurenan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Tawuran di Jalan Mawar melibatkan dua kelompok pelajar Sekolah Menengaha Kejuruan (SMK).
Menurut kesaksian salah seorang warga, Irfan bahwa tawuran terjadi sekitar pukul 21:30 WIB dan dilakukan oleh dua kelompok pelajar.
"Iya semalem mungkin dia bentrok ketemunya disitu, jadi pada tawuran disituh," kata Irfan saat dihubungi.
Keberanian para pelaku tawuran untuk menjalankan aksi terlihat seperti kejadian di Jalan Mawar tersebut. Pasalnya menurut Irfan, lokasi tawuran sebenarnya kerap dilalui oleh pihak patroli kepolisian.
"Ada setiap malam tapi mungkin yang patroli sedang tidak ada ditempat, lagi di tempat lain mungkin," ungkap Irfan.
Kapolsek Bantargebang, Kompol Samsono mengatakan bahwa saat anggotanya menunju TKP, kelompok pelajar yang saling tawuran itu sudah membubarkan diri.
Berita Terkait
-
Tawuran di Belakang Kantor Walkot Jaksel, 10 ABG Dibekuk, 4 di Antaranya Pelajar Berstatus DO
-
Satpol PP Tangkap 4 Pelajar di Padang, Bawa Celurit Diduga untuk Tawuran
-
Bersenjatakan Celurit dan Stik Golf, Gerombolan Remaja Hendak Tawuran di Pasar Minggu, 11 Orang Diamankan
-
Konvoi 75 Motor dan Hendak Tawuran, 14 Remaja Diduga Gengster Ditangkap Polsek Cakung
-
Bersimbah Darah, Pelajar SMP Dibacok di Tambora, Polisi: Bukan karena Tawuran
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Asep Surya Atmaja: Calon Kepala Desa Jangan Main Politik Uang
-
Jual Sabu Modus Pakan Burung Terbongkar, Pengedar di Bekasi Tak Berkutik
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah