SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengajak warga mewariskan nilai-nilai luhur Pancasila kepada generasi muda agar terus lestari seperti cita-cita para pahlawan dan pendiri bangsa.
"Kita memiliki peran penting untuk mewariskan nilai luhur Pancasila kepada generasi penerus bangsa, mewujudkan cita-cita luhur para pahlawan," kata Pelaksana tugas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Bekasi, Sabtu.
Dia mengatakan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lima sila merupakan pedoman hidup setiap warga negara yang harus terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-sehari di tengah masyarakat.
"Tanamkan nilai-nilai Pancasila sedari dini, mulai dari keluarga dan lingkungan sekitar hingga lingkup lebih luas lagi," katanya.
Menurut dia, Pancasila bukanlah sekadar sebuah hafalan penunjang prestasi akademik khususnya bagi kalangan pelajar namun yang terpenting adalah penghayatan dan penerapan dalam kehidupan berbangsa.
"Saya minta kepada para orang tua maupun kalangan pendidik untuk dapat menanamkan Pancasila sejak usia dini, bagaimana cara beribadah, toleransi, bergotong royong, mencintai alam dan budaya warisan leluhur dengan memberikan contoh yang mudah dipahami anak," katanya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati menekankan bahwa Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sebatas seremoni melainkan momentum melanjutkan perjuangan para pahlawan.
"Jadi ini merupakan momentum bagi segenap generasi penerus bangsa untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan Pancasila melalui penerapan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, segenap jajaran perangkat daerah di Kota Bekasi turut mengikuti seremoni upacara secara virtual di Pusat Kendali Gedung 10 Komplek Perkantoran Pemkot Bekasi. [Antara]
Baca Juga: Sah! Anies Baswedan Susul Nikita Mirzani Jadi Anggota Pemuda Pancasila
Berita Terkait
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
Kedaulatan Pangan atau Ketergantungan yang Dipelihara?
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
Terkini
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea
-
Uang Umrah Rp12 Miliar Raib, Dirut Hanania Group Resmi Ditahan
-
BPS Catat Deflasi Emas Perhiasan, Kabar Gembira bagi Anda yang Ingin Investasi
-
41 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta
-
Pasutri Pemilik Wedding Organizer Diduga Tipu Calon Pengantin Lewat Promo