SuaraBekaci.id - Eks juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah ditunjuk menjadi pengacara istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Selain Febri, Putri juga akan didampingi oleh eks Kabiro Hukum KPK, Rasamala Aritonang.
Kabar penunjukkan Febri dan Rasamala sebagai pengacara Putri Candrawathi bikin geger publik. Sejumlah netizen di laman sosial media Twitter memberikan komentar pedas yang ditujukan kepada Febri.
Febri sendiri dalam cuitan akun Twitter pribadinya memberikan penjelasan sementar terkait penunjukan dirinya sebagai pengacara istri Ferdy Sambo.
"Saya paham, ada yg setuju ada yg tidak. Mgkn jg ada yg marah, kecewa atau bahkan mendukung," tulis Febri.
Lebih lanjut, Febri juga menjelaskan bahwa penunjukkan dirinya sebagai pengacara istri Ferdy Sambo adalah bentuk pilihan profesional sebagai seorang advokat.
Dalam cuitannya itu, Febri juga mengatakan bahwa sore ini, Rabu (28/9) ia akan menggelar konfrensi pers.
"Saya akan dampingi perkara bu putri secara objektif. Ya, saya memang diminta bergabung di tim Kuasa Hukum perkara tersebut sejak bberpa minggu lalu. Setelah saya pelajari perkaranya dan bertemu dengan Bu Putri, saya sampaikan bahwa kalaupun saya menjadi kuasa hukum, saya akan dampingi seca(ra) objekti," kata Febri dalam pernyataan tertulisnya itu.
"Jadi, sebagai Advokat saya akan dampingi perkara Bu Putri secara objektif dan faktual. Informasi lebih lanjut nanti akan disampaikan pada konfrensi pers sore ini,"
Meski sudah memberikan penjelasan terkait penunjukkan dirinya sebagai pengacara istri Sambo, netizen tetap memberikan komentar pedas untuk Febri.
Baca Juga: Medsos Puluhan Karyawan Narasi TV Dan Najwa Shihab Diretas, Muncul Dugaan Keterlibatan Polri
"Tidak ada manusia yang sempurna.Maka dari itu, jangan merasa paling suci sebelumnya," cuit salah satu akun.
"Mana ada ceritanya pengacara dibayar untuk objektif, sudah jelas dibayar untuk membela clientnya," tambah akun lainnya.
"Shock baca beritanya.. Pengacara tuh utk bela klien kan mas, apa bisa jadi Objektif? Sudut pandang nya kan beda," tanya salah satu netizen.
"Bakal susah uda mempertahankan obyektivitas kalau yg dibela adalah si pemberi kerja. Disayangkan krn bisa menegasi reputasi yang coba uda bangun, walaupun saya yakin uda bisa bekerja secara profesional. Reputasi salah satunya dipengaruhi oleh persepsi publik,"
Berkas Perkara Putri Candrawathi Segera P-21
Sementara itu, tim penyidik Polri saat ini fokus melakukan evaluasi mengenai kesehatan Putri Candrawathi, baik kesehatan fisik maupun psikologis, untuk mengambil langkah lanjutan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Agung.
Berita Terkait
-
Medsos Puluhan Karyawan Narasi TV Dan Najwa Shihab Diretas, Muncul Dugaan Keterlibatan Polri
-
2 Mantan Pendekar Hukum KPK Siap Bela Ferdy Sambo dan Istri di Pengadilan
-
Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Tim Pengacara Putri Candrawathi: Saya akan Dampingi secara Objektif
-
Deal, Febri Diansyah Jadi Kuasa Hukum Putri Candrawathi: Ngaku Obyektif dan Profesional
-
Eks Jubir KPK Klaim Bakal Objektif Bela Istri Ferdy Sambo, Deolipa: Biasanya Orang Kayak Gitu Kata-katanya Bisa Dipegang
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Operasi SAR Pesawat ATR42-500: Korban Dievakuasi Lewat Jalur Ekstrem
-
Terus Dukung Desa Berdaya dan Mandiri, BRI Raih Apresiasi dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026
-
5 Fakta Cap Tangan di Pulau Muna: Seni Cadas Tertua yang Mengubah Sejarah Dunia
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang