SuaraBekaci.id - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan beberapa ruas Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kp. Melayu atau Becakayu akan siap dioperasikan.
"Jalan Tol Becakayu menjadi salah satu solusi dalam mengurai kepadatan lalu lintas kendaraan yang terjadi di Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta Cikampek karena sering terjadi penumpukan volume kendaraan di Gerbang Tol Halim," ujar Kepala BPJT Danang Parikesit mengutip dari Antara.
Jalan Tol ini nantinya juga akan meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik yang menuju Bekasi, Karawang, Cibitung, dan sekitarnya.
Setelah beberapa waktu lalu dilaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO) pada beberapa ruas Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu, ruas On Ramp Prumpung, On Ramp Casablanca (Looping Pasar Gembrong) dan koneksi sisi Timur Jalan Tol Wiyoto Wiyono ke Jalan Tol Becakayu, akan siap dioperasikan.
Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kp. Melayu yang dibangun dengan konstruksi layang (elevated) membentang dari wilayah Bekasi sampai dengan wilayah Kampung Melayu sepanjang 16,02 Km.
Jalan Tol Becakayu memiliki dua seksi yaitu, Seksi 1 Kasablanka – Jaka Sampurna sepanjang 11,9 Km yang saat ini sudah beroperasi.
Selanjutnya untuk Seksi 2a Jaka Sampurna – Kayuringin sepanjang 4,12 Km dan Seksi 2a Ujung Kayuringin - Margajaya progres konstruksi seluruhnya telah mencapai 100 persen.
Sebelum adanya Jalan Tol Becakayu, waktu tempuh berkendara dari Kota Bekasi menuju Jakarta sekitar dua jam perjalanan, namun setelah adanya kehadiran Jalan Tol Becakayu akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Bekasi ke Kampung Melayu dan ditempuh menjadi lebih cepat hanya dalam waktu 30 menit saja.
Selain itu jalan tol ini akan mengurangi volume lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek bagi kendaraan yang akan mengarah ke sekitar Bekasi maupun Jakarta.
Baca Juga: Ditanya Motif Habisi Nyawa Warga Bekasi, Remaja Depok Mengaku Itu sebagai Perkenalan
Berita Terkait
-
Pemerintah Pastikan Tol Becakayu Akan Dibangun Sampai ke Tambun, Warga: Bekasi Semakin Megah
-
Tol Becakayu Dikabarkan Amblas? Simak Penjelasan Polisi
-
Salut! Aksi Heroik Petugas Damkar Selamatkan Anak Kucing Terjebak di Atas Tiang Penyangga Tol Becakayu
-
Ini Penjelasan Polda Metro Jaya Terkait Video Viral Tol Becakayu Ambruk
-
Tanggapi Video Viral, Kementerian PUPR: Tol Becakayu Tidak Amblas!
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung