SuaraBekaci.id - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi memenuhi janji untuk mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri. Dia didampingi politikus Partai Solidaritas Indonesia Mohamad Guntur Romli.
Eko Kuntadhi datang ke Lirboyo menyusul konten yang dia unggah ke Twitter memancing polemik karena diduga menghina putri kiai Pondok Lirboyo Kediri Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz.
Kedatangan mereka disambut oleh pengasuh Pondok Lirboyo Kediri Oing Abdul Muid Shohib.
Laporan Beritajatim mendeskripsikan kedatangan mereka. “Mas Eko datang dari Jakarta langsung?” kata Gus Muid, panggilan akrab Abdul Muid Shohib.
“Inggih gus,” kata Eko Kuntadhi. Dia duduk di kursi berhadapan dengan Gus Muid. Sedangkan Guntur Romli duduk di sebelahannya.
”Kalau Mas Romli ini pernah ke sini ya?” kata Gus Muid.
“Iya Gus, saya ke sini bersama mas menteri,“ kata Romli.
Selanjutnya, mereka melakukan pertemuan secara tertutup di gedung Graha Muktamar Lirboyo Kediri.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil dan keluarga Ning Imaz.
Baca Juga: Kilas Balik Pernyataan Menyengat Eko Kuntadhi, Siapa Saja yang Jadi Korban?
Disesalkan
Kemarin, Gus Muid kepada Beritajatim mengatakan bahwa dia menyayangkan perbuatan Eko Kuntadhi di media sosial.
“Menanggapi twit Eko Kuntadhi, kita sangat menyayangkan. Medsos tidak semestinya digunakan untuk caci maki, ujaran kebencian,” ujar Gus Muid.
Gus Muid mengatakan apabila Eko Kuntadhi tidak sependapat dengan pernyataan Ning Imaz seharusnya menyampaikan dengan argumen.
“Kalaupun toh tidak setuju dengan pendapat yang disampaikan, sampaikan dengan beradab dan argumen yang valid. Toh, Ning Imaz juga terbuka dengan diskusi,” kata Gus Muid yang juga anggota DPRD Kota Kediri.
Konten yang diunggah Eko Kuntadhi saat ini sudah dihapus dari media sosial dan Twitter-nya diblokir setelah mendapat sejumlah tanggapan.
Berita Terkait
-
Akhirnya Islah, PBNU Sepakat Gelar Muktamar Ke-35 Secepatnya
-
Gus Yahya Bertemu Rais Aam PBNU di Lirboyo Hari Ini, Ada Upaya Islah?
-
Gus Yahya Tolak Keputusan Lirboyo, Minta Konflik NU Diselesaikan lewat Muktamar
-
Minggu Besok, Pesantren Lirboyo Undang Seluruh Unsur NU Bahas Konflik Internal PBNU
-
Biaya Masuk Pondok Pesantren Lirboyo, Tempat Gus Elham Menimba Ilmu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo