SuaraBekaci.id - Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat sepanjang Januari hingga Agustus 2022 ada 554 penderita baru yang mengidap HIV/AIDS.
Untuk menurunkan angka kasus HIV/AIDS, pihak Dinkes Kota Bekasi gencar melakukan upaya untuk menekan angka kasus sekaligus upaya pencegahan penyakit tersebut.
"Upaya-upaya ini agar laju paparan HIV khususnya di Kota Bekasi bisa kita tahan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengutip dari Antara.
Ditambahkan Tahti, upaya pencegahan tersebut difokuskan kepada populasi kunci antara lain ibu hamil, pasien tuberkolosis, serta warga binaan pemasyarakatan sebagai sasaran utama kegiatan.
"Metode yang kami terapkan yakni fast track 95 persen-95 persen-95 persen," tambahnya.
Pihaknya juga melaksanakan tes HIV yang menyasar pada tempat-tempat hiburan malam, spa, serta salon. Tak hanya itu, upaya tes HIV juga dilakukan ketika kegiatan car free day (CFD) atau pada hari libur.
Selain itu juga ada program triple eliminasi yang dilakukan Pemkot Bekasi sebagai upaya pencegahan. "Misalnya, program ini menyasar ibu hamil yang diwajibkan menjalani tes HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada trisemester pertama," katanya.
Dia juga menyampaikan kepada masyarakat yang ingin menerima layanan konseling dan tes HIV di Kota Bekasi untuk mendatangi fasilitas kesehatan di rumah sakit dan puskesmas terdekat dari kediaman warga.
"Ada 45 rumah sakit dan 48 puskesmas di Kota Bekasi yang menerima layanan konseling dan testing HIV," ungkapnya.
Baca Juga: Duhh! Dites di Puskesmas, 2 Balita di Kabupaten Blitar Positif HIV
Berita Terkait
-
Duhh! Dites di Puskesmas, 2 Balita di Kabupaten Blitar Positif HIV
-
Cerita Haru Dokter Cantik Ini Saat Periksa PSK HIV AIDS, 'Pasien Tetap Layani Klien'
-
Cegah Tularkan HIV Kepada Pasangan, ODHA Perlu Rutin Minum Obat ARV
-
Video Viral Dokter Ceritakan PSK Positif HIV Tetap Layani Pelanggan
-
Mencegah Zina dan Penyakit HIV, Quraish Shihab Terangkan Solusinya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?