SuaraBekaci.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan oleh pemerintah pada akhir pekan lalu dikeluhkan oleh masyarakat. Bahkan efek kenaikan dari BBM disebut memicu banyak orang stress.
Hal ini yang diungkap sejumlah netizen mengomentari video viral tentang emak-emak pengendara motor saling adu debat saat mengantre mengisi BBM di SPBU pasar serang Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak antrean di SPBU tersebut. Antrean sebenarnya tidak terlalu panjang.
"Kejadian ribut gara-gara gk mau antri pas mau isi bensi di pom bensin pasar serang Cikarang. Si mba gk mau kalah," tulis narasi pada video tersebut.
Perekam video itu tampak menegur seorang ibu yang berada di luar barisan antrean pengendara motor lainnya.
Tidak terima ditegur, si ibu lalu mengungkap bahwa ia tidak menyerobot antrean.
"Jangan nyolot begitu, lu kira gw g****g," sahut si ibu yang tak terima ditegur.
Si perekam yang juga perempuan itu lalu menegaskan bahwa si ibu tidak berada di jalur antrean dan merugikan pengendara motor lainnya.
Diberitahu seperti itu, si ibu masih tampak emosi dan merasa bahwa ia tidak salah.
Sontak saja videon ini pun banyak mendapat komentar negatif dari netizen. Sejumlah netizen juga meminta petugas SPBU untuk bisa bersikap tegas kepada pengendara yang menyerobot antrean.
"Terus kelanjutan nya gimana min? Efek BBM naik jadi bnyk org stress," tulis salah satu netizen.
"Apa2 naik harga rakyat nya jd pada stres. Eh yg di dalem malah epibesdehan," timpal akun lainnya.
Tata cara mengantre di SPBU
Saat berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sudah seharusnya kita menaati peraturan yang diberlakukan untuk keselamatan bersama.
Salah satu peraturan yang harus kita ikuti yaitu jangan memainkan handphone saat sedang mengisi bahan bakar dan dilarang keras untuk merokok karena bisa memicu ledakan.
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Penolakan BBM Naik di Pekanbaru Nyaris Ricuh, Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
-
Demonstran di Medan: Pesulap Merah Coba Sulap Harga BBM Menjadi Turun
-
MUI Buka Suara Soal Video Viral Sejumlah Warga Berkerudung di Pamijahan Bogor, Sembah Jenazah Orang Tionghoa
-
Hindari Jok yang Ditiduri Kucing, Warganet Kaget Malah Hal Ini yang Terjadi
-
Semua Orang Ketar Ketir, Tiga Gajah Berkeliaran di Koridor Rumah Sakit
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan