SuaraBekaci.id - Viral sebuah video yang menunjukkan sejumlah orang, termasuk sejumlah wanita berhijab tampak melakukan ritual di makam salah satu warga keturunan Tionghoa di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Video yang diunggah akun @bogor.terkini disebut narasi bahwa para warga ini melakukan ritual untuk jenazah orang Tionghoa dan berlokasi di Kampung Laladon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
"Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga Gunung Picung yang mayoritas muslim ikut serta melakukan penghormatan kepada jenazah etnis Tionghoa," tulis narasi dalam video yang beredar tersebut.
Dalam video tampak bahwa para warga tersebut, termasuk wanita berhijab tampak memegang dupa dan menganggukan kepala mereka ke arah makam orang Tionghoa.
Menurut keterangan dari video itu disebutkan bahwa kejadian berlangsung saat proses pemakaman salah satu orang tua dari etnis Tionghoa yang meninggal.
“Jadi itu untuk penghormatan, dan tidak ada paksaan. Bagi yang mau dikasih Shio,” kata Sekretaris Kecamatan Pamijahan Sarah Susanti.
Sontak saja video tersebut membuat publik banyak memberikan komentar pedas. Mayoritas publik menyoroti soal imam para warga yang tergadaikan.
Sementara itu mengutip dari Suarabogor.id, pihak keluarga dari jenazah orang Tionghoa akhirnya meminta maaf secara terbuka terkait viralnya video itu.
"Pada hari Senin 5 September kemarin, MUSPIKA dengan mengundang pihak keluarga dari Bapak Lihin dan Ibu Lina yang diwakili oleh Bapak Husin (ANAK), telah membahas permasalahan tersebut. Pihak Keluarga telah membuat surat pernyataan permohonan maaf," kata Camat Pamijahan, Imam Mahmudi.
Imam menjelaskan bahwa pihak keluarga berjanji tidak akan mengulang perbuatan yang meresahkan masyarakat dan siap bertanggung jawab sesuai dengan hukum berlaku jika kembali terulang.
Berita Terkait
-
Bandingkan Menu Makanan Gratis Demo Indonesia Gelap dengan MBG, Publik: Gak Perlu Drama Efisiensi..
-
Anies dan Pandji Sindir Dukungan Harus Dibayar, Video Lawas 'Hidup Boko' Viral: Visioner!
-
Politisi PSI Tanggapi Tagar Adili Jokowi: Pembuktian di Pengadilan, Bukan Medsos
-
Analisis Said Didu Soal Indonesia Gelap: Prabowo Terkena Umpan, Jokowi Aman
-
Bela Band Punk Sukatani, Ananda Badudu: Yang Ngejek Mereka Pasti Belum Tau Rasanya Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Nikita Mirzani Tak Terima Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara: Masa Lebih Parah dari Suami Sandra Dewi
- Viral Video Hadirin Tak Tepuk Tangan Saat Nama Jokowi Disebut, Netizen: Orang Semakin...
- Mengintip 4 Mobil Sherly Tjoanda yang Jadi Gubernur Terkaya Indonesia
- Ayah Kandung El Barack Sempat Telepon Keluarga Jessica Iskandar, Vincent Verhaag: Dia Harus Temui Aku Dulu
- Striker Keturunan Yugoslavia Kirim Kode ke Patrick Kluivert: Usia Saya Tidak Muda Lagi, Tapi Saya Masih Kuat
Pilihan
-
Megawati Hangestri Tampil Menawan, Red Sparks Hempaskan GS Caltex
-
Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 50 Pro+ vs Redmi Note 14, Duel HP 4G Rp 2 Jutaan Terbaru
-
Kisah di Balik Kedipan Lampu Strobo, Beda Warna Beda Arti
-
Perbandingan Spesifikasi Realme C75 vs Redmi Note 14, Duel Sengit HP 4G Rp 2 Jutaan
-
Buntut Ricuh Lawan Persib, Persija Jakarta Dapat Sanksi Berat, Ini Daftarnya
Terkini
-
Sebelum Ditahan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Sempat Datangi Rumah di Bekasi
-
Patuhi Titah Megawati, Walkot Bekasi Tri Adhianto Pilih Lakukan Kegiatan Ini
-
Mengembangkan Ekosistem Kerajinan Bambu: Perjalanan Bambu Tresno Bersama BRI UMKM EXPO(RT) 2025
-
Didemo Murid Sendiri, Kepsek MAN 2 Kota Bekasi Akui Gedung Bocor dan Rusak
-
Muda dan Berani! 850 Siswa MAN 2 Kota Bekasi Demo Transparansi Dana Sekolah