Saat Orde Baru, nama pemimpin di lingkungan militer adalah Panglima ABRI atau akrab dengan sebutan Pangab. Pada era itu, Kepolisian Republik Indonesia berada dalam satu institusi dengan TNI dan Panglima ABRI selalu dijabat oleh perwira tinggi dari TNI Angkatan Darat.
Pada Tahun 1999, Presiden BJ Habibie mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 1999 tentang Langkah-langkah Kebijakan dalam Rangka Pemisahan Kepolisian dari ABRI. Sejak itu, Polri yang sebelumnya di bawah Mabes ABRI ditempatkan di bawah Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam).
Pada masa Presiden KH Abdurahman Wahid alias Gus Dur, pucuk pemimpin TNI dipercayakan kepada perwira bukan dari Angkatan Darat, yakni dengan diangkatnya Laksamana TNI Widodo Ahmad Sucipto sebagai Panglima TNI. Widodo AS adalah perwira TNI Angkatan Laut yang pertama dipercaya memimpin institusi TNI. Sebelumnya, saat masih era Presiden BJ Habibie, Widodo AS menjabat sebagai Wakil Panglima TNI bersama Panglima TNI saat itu Jenderal Wiranto.
Laksamana Widodo AS menjabat Panglima TNI dari 26 Oktober 1999 hingga 7 Juni 2002. Setelah itu Panglima TNI kembali dijabat oleh TNI AD, yakni Jenderal Endriartono Sutarto (7 Juni 2002 hingga 13 Februari 2006). Kemudian beralih ke perwira TNI Angkatan Udara, yakni Marsekal TNI Djoko Suyanto (13 Februari 2006 hingga 28 Desember 2007) dan kembali ke TNI AD saat dijabat oleh Jenderal TNI Djoko Santoso (28 Desember 2007 hingga 28 September 2010).
Untuk kedua kalinya perwira tinggi TNI AL dipercaya menjadi Panglima TNI, yakni Laksamana Agus Suhartono (28 September 2010 hingga 30 Agustus 2013). Perwira TNI AD kembali beturut-turut memimpin TNI, yakni Jenderal Moeldoko (30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015) dan dilanjutkan Jenderal Gatot Nurmantyo (8 Juli 2015 hingga 8 Desember 2017).
Kemudian Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjabat 8 Desember 2017 hingga 17 November 2021 dan Jenderal TNI Andika Perkasa menjabat dari 17 November 2021 hingga saat ini. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Ramai Isu Pucuk Pimpinan TNI Bakal Diganti, DPR: Presiden Belum Berencana Ganti Jenderal Agus
-
Umumkan Pangkostrad Baru, KSAD Maruli Tanggapi Peluang Dirinya Jadi Panglima TNI
-
Jawab Isu Pergantian Panglima TNI, Begini Kata Pimpinan DPR
-
Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua
-
Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja