SuaraBekaci.id - Kecelakaan maut yang terjadi pada, Rabu,(30/08/2022) di depan SDN Kota Baru 2 dan 3, Kota Bekasi, Jawa Barat mengakibatkan 10 korban jiwa meninggal dunia, 4 diantaranya siswa sekolah.
Dari pantuan Suara Bekaci, pagi ini, Kamis (1/9), di lokasi SDN Kota Baru 2 dan 3, lokasi kecelakaan maut yang terjadi kemarin, terdapat banyak karangan bunga yang diberikan publik.
Sejumlah karangan bunga yang berada di depan sekolah, bertuliskan bela sungkawa pasca pasca kejadian maut yang menewasakan 10 korban jiwa.
Adapun karangan bunga tersebut di kirim oleh beberapa elemen masyarakat dan juga instansi pemerintah. Ada karangan bunga dari warga sekitar lokasi, hingga dari fraksi PKS DPRD Kota Bekasi.
Hari ini di sekolah SDN Kota Baru 2 dan 3 tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah. Sejumlah guru pada pagi ini juga melakukan takziah kebeberapa keluarga korban kecelakaan.
Sebelumnya, Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto, kegiatan di sekolah diliburkan selama 3 hari ke depan.
"Hari ini kita berikan selama 3 hari ini menjadi hari duka,"ucap Tri Adhianto.
Sementara itu, Tri saat mengujungi rumah keluarga korban tewas kecelakaan maut di SDN Kota Baru 2 dan 3 berencana untuk memindakan sekolah yang berlokasi di pinggir jalan raya.
Tri Adhianto berencana memindahkan para siswa ke sekolah yang lebih nyaman, dan jauh dari pinggir jalan.
Baca Juga: Buntut Kecelakaan Maut di Kranji, Sekolah yang Berlokasi di Pinggir Jalan Akan Dipindahkan Pemkot
"Mungkin akan kita pindahkan kepada sekolah yang memang tidak berada di pinggir jalan," ucapnya.
Ditambahkan Tri, Pemkot Bekasi masih akan terus meninjau sekolah-sekolah yang ada di Kota Bekasi untuk melakukan pemindahan siswa SDN Kota Baru 2 dan 3.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Buntut Kecelakaan Maut di Kranji, Sekolah yang Berlokasi di Pinggir Jalan Akan Dipindahkan Pemkot
-
Terpopuler: Ferdy Sambo Harus Dihukum Berat, Mati atau Seumur Hidup, Tragedi Kecelakaan Maut di Bekasi
-
Terpopuler: Orang-orang Bertopeng Bentangkan Spanduk Rezim Jokowi Bikin Rudet, Bharada E Trauma Masuk Rumah Ferdy Sambo
-
Terpopuler: Polisi Tangkap Lima Pelaku Penimbun BBM, Tak Terima Anak Dituduh Mencuri, Seorang Ayah Bacok Warga
-
Kemenhub Minta Pemilik Truk Wajib Uji KIR, Berkaca dari Kecelakaan Maut Bekasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?